Komunisme
Komunisme Dan Kurikulum Pendidikan Di Indonesia
Indonesia memiliki pengalaman kelam mengenai komunisme melalui beberapa kali kasus kekerasan yang melibatkan para pengikut berhaluan komunis
Oleh karena itu, pengaruh politik terhadap kurikulum sangat jelas dan tak mungkin dipungkiri (Appel, 1979; Waring, 1981).
Menurut Said Hamid Hasan (2008), kurikulum di Indonesia mengalami perubahan mendasar pada tahun 1966 karena adanya perubahan kekuatan politik.
Kurikulum sebelumnya yaitu kurikulum 1965, adalah kurikulum bersifat sementara pada waktu itu dan menghapuskan bagian-bagian yang berkenaan dengan ajaran komunisme.
Dalam Undang-undang nomor 4 tahun 1950 dan dalam Undang-undang nomor 12 tahun 1954 terdapat berbagai ketetapan mengenai kurikulum walau pun harus dikemukakan bahwa berbagai pikiran baik mengenai kurikulum yang dikemukakan anggota BP-KNIP tidak terumuskan secara eksplisit.
Mata pelajaran penting seperti pendidikan agama sebagaimana tercantum pada pasal 20 tidak tegas menetapkan pendidikan agama sebagai subject matter.
Karena itu masih berupa ide kurikulum (ideal curriculum), dan bukan dalam bentuk written curriculum atau dokumen kurikulum yang dapat diterapkan.
Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan yang dikeluarkan pada tahun 1946 oleh Menteri Mr Soewandi dapat dikatakan sebagai keputusan awal yang berkenaan dengan kurikulum.
Tentu saja keputusan itu merupakan aspek ide kurikulum dan dinyatakan dalam istilah pedoman dasar-dasar pengajaran.
Keputusan Menteri tersebut dimuat dalam Pewarta PPK nomor 2 tahun 1951 menetapkan pedoman dasar-dasar pengajaran yang mengandung hal-hal seperti:
Perasaan tjinta kepada Alam;
Perasaan tjinta kepada Negara;
Perasaan tjinta dan hormat kepada Ibu dan Bapak;
Perasaan tjinta kepada Bangsa dan Kebudajaan;
Perasaan berhak dan wadjib ikut memadjukan Negaranja menurut pembawaan dan kekuatannja;
Kejakinan bahwa orang mendjadi sebagian jang tak terpisah dari keluarga dan masjarakat;
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/abdurrahman-uin.jpg)