Keluar Kamarnya Andi Berondong Polisi Pakai Senpi Rakitan, Terdengar Jeritan Ternyata Bukan Petugas
Lalu pada pukul 18.00 WIB pihak kepolisian pun menghubungi pihak keluarga tersangka dan jenazah tersangka telah dijemput
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Hendra Kusuma
Selanjutnya, dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu yang berat seluruhnya 614,69 gram dengan rincian 6 paket besar narkoba jenis sabu dengan berat bruto 600 gram, 1 paket sedang yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,61 gram,
34 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 9,08 gram.
"Selain itu kita juga berhasil menyita barang bukti lainnya yang berkaitan dengan kejahatan berupa 1 senjata api rakitan laras pendek jenis Revolver beserta 2 butir amunisi aktif, dan 4 buah selongsong peluru masih di dalam silinder," ungkapnya.
Kemudian, ada juga 1 bilah senjata tajam jenis parang golok, 9 butir amunisi kaliber 38 mm, 8 butir amunisi kaliber 9 mm, 2 butir amunisi laras panjang, 1 tas selempang merk Polo Star, 1 buah kantong plastik berwarna hitam, 1 unit HP Merk Vivo beserta Simcard, dan 1 unit HP merk Nokia beserta Simcard.
Tetapi pada pukul 15.30 WIB tersangka Andi yang dibawa ke RSUD Sekayu untuk mendapatkan perawatan dari dokter dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIB setelah dikonfirmasi oleh pihak RSUD.
Lalu pada pukul 18.00 WIB pihak kepolisian pun menghubungi pihak keluarga tersangka dan jenazah tersangka telah dijemput oleh pihak keluarga beserta perangkat desa.
"Secara hukum perkara penyalahgunaan tindak pidana narkotika dinyatakan SP3 dan dihentikan penyidikan mengingat tersangka telah meninggal dunia," terangnya.
===
Korban Salah Tembak Pelaku Selamat
Seperti diketahui, korban peluru nyasar bandar narkoba Andi bukan polisi, tetapi seorang anak kecil yang berada didalam rumah tak jauh dari tempat kejadian.
Kini setelah tewasnya bandar narkoba yang tertembak oleh tim Polres Muba dalam melakukan penangkapan pada Sabtu (7/11/20) lalu itu dan anak kecil yang tertembak oleh tersangka itu dibenarkan oleh polisi.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan bahwa pagi tadi Kapolda Sumsel sudah menjenguk korban salah sasaran di Rumah Sakit.
”Korban berumur 5 Tahun telah dijenguk Kapolda di rumah sakit. Saat ini kondisi Korban sudah membaik tidak ada sisa peluru yang tertanam karena memang tembakan langsung menembus dada korban,” kata Supardi, Senin (9/11/20).
Dia menegaskan tidak terdeteksi korban terkena peluru petugas yang saat itu bertugas, bisa dipastikan korban tersebut terkena peluru tembakan dari tersangka.
” Memang belum diketahui hasil dari tim Inafis dan laboratorium forensik di TKP, akan tetapi sudah dipastikan bocah berumur 5 Tahun tersebut tertembus peluru tersanga,”jelasnya.
Ditempat yang sama Kaur Humas Polres Muba, IPTU Nazarudin Bahar menambahkan untuk kondisi sang anak korban tembak oleh tersangka saat ini sudah membaik. Tadi siang Bapak Kapolda sudah membesuk korban. “Alhamdulillah korban sudah membaik saat ini, tapi masih dalam pemantauan tim medis RSMH Palembang,”ungkapnya.
Sementara itu, Riska bibi korban menuturkan bahwa saat ini korban masih dalam perawatan intensif di RSMH Palembang. Kalau kondisinya sudah sadar tapi masih belum bisa banyak terlalu bergerak.
“Masih di RSMH Palembang pak, kondisinya masih kritis. Kata ibunya ngabari bahwa ada saraf yang terkena dan terancam lumpuh, tapi kami berharap keadaan Putri cepat sembuh,”ujarnya.