Keluar Kamarnya Andi Berondong Polisi Pakai Senpi Rakitan, Terdengar Jeritan Ternyata Bukan Petugas

Lalu pada pukul 18.00 WIB pihak kepolisian pun menghubungi pihak keluarga tersangka dan jenazah tersangka telah dijemput

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Hendra Kusuma
Istimewa/handout
Keluar Kamarnya Andi Berondong Polisi Pakai Senpi Rakitan, Terdengar Jeritan Ternyata Bukan Petugas 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Bak koboi Andi Berondong Polisi Pakai Senpi Rakitan, saat dikepung Tim Satuan Narkoba Polres Muba yang hendak menangkapnya saat berada di kediamannya di Desa Tanjung Agung Utara Muba Sumsel, Sabtu (7/11/2020) kemarin.

Sebelumnya petugas kepolisian dari Polres Muba memang sudah waspada, karena Andi yang dikenal sebagai bandar narkoba itu memiliki senpi rakitan.

Maka dengan jarak tertentu dan aman, petugas kemudian memberikan peringatan kepada Andi sang bandar narkoba yang saat itu bersembunyi di dalam kamar pribadinya.

Peringatan itu kemudian ditanggapi Andi yang keluar dari kamarnya.

Namun, bukannya menyerah kepada petugas Polres Muba, Andi Berondong Polisi Pakai Senpi Rakitan. Terdengar bunyi jeritan terkena tembakan Andi.

Bagaimana nasib Andi sendiri setelah melawan petugas dan siapa korban yang terkena tembakan, mari sikap dari kronologi lengkapnya kami muat secara khusus di akhir naskah dari tulisannya.

Kronologis

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian,  pengungkapan sendiri pada Sabtu (7/11/2020) sekira pukul 12.45 WIB di jalan depan rumah pelaku. Dengan dipimpin langsung Kasat Narkoba, AKP Jonroni M Hasibuan ,S.H.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa tersangka merupakan bandar narkoba yang kerap melakukan transaksi di desa Tanjung Agung Utara. Pada saat itu anggota Sat Res Narkoba melakukan penyidikan dan penyelidikan terhadap tersangka," ujar Jonroni.

Kemudian, saat tiba di TKP anggota Sat Res Narkoba Polres Muba langsung melakukan penggerebekan terhadap tersangka Andi yang pada saat itu bersembunyi di dalam sebuah kamar yang terkunci dari dalam.

"Tak lama kemudian tersangka Andi keluar dari dalam kamar sambil memegang senjata api rakitan di tangan sebelah kanan dan memegang golok di tangan sebelah kiri. Tersangka mengarahkan senjata api ke arah petugas sambil meletuskan senjatanya  sebanyak 4 kali," jelasnya.

Tak Ada Polisi yang Tertembak

Beruntungnya tembakan tersangka tidak mengenai anggota kepolisian namun sayangnya peluru dari tersangka menyasar ke seorang anak bernama Putri bin Herman.

"Karena tindakan dari tersangka membahayakan petugas dan masyarakat, maka petugas melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka," tegasnya.

Pelaku Tewas

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved