Breaking News:

Pilkada 2020 di Sumsel

KPU Musirawas dan Bawaslu Gelar Deklarasi Pilkada Damai Bersama Paslon

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas bersama Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Musirawas

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Ahmad Farozi
Anasta Tias, Ketua KPU Musirawas 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musirawas bersama Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Musirawas akan menyelenggarakan penandatanganan komitmen bersama dan deklarasi pilkada damai yang akan digelar Selasa (13/10/2020).

Ketua KPU Musirawas Anasta Tias mengatakan, penandatanganan komitmen bersama ini merupakan program KPU dan Bawaslu.

Karena kerua lembaga ini memiliki program yang sama, maka untuk efisiensi, penyelenggaraannya disatukan dalam satu tempat.

"Kegiatan ini merupakan program KPU dan Bawaslu. Karena KPU dan Bawaslu ada kegiatan yang sama, maka dilaksanakan secara serentak.

KPU dan Bawaslu Musirawas sudah sepakat menyelenggarakan kegiatan ini di halaman KPU Musirawas, besok," kata Anasta Tias, kepada Sripoku.com, Senin (12/10/2020).

Dikatakan, dalam kegiatan ini akan dihadiri oleh para pasangan calon, parpol, LO masing-masing paslon dan saksi yang hadir antara lain Kapolres, Dandim dan Kajari.

Baca juga: KPU Musirawas Gelar Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Paslon Pilkada

"Isi komitmen bersama ini sudah disampaikan ke LO dan disampaikan ke paslon serta partai pengusung. Alhamdulillah diterima.

Terkait peserta tetap dibatasi, yang boleh masuk ruang deklarasi hanya yang tandatangan saja, yaitu paslon, LO, parpol, saksi yang hadir yang juga kita undang yaitu Kapolres, Dandim dan Kajari," ujarnya.

Adapun isi deklarasi damai pemilihan serentak Kabupaten Musirawas tahun 2020 itu antara lain, peserta Pilkada Kabupaten Musirawas tahun 2020 beserta parpol, tim kampanye dan pendukung berjanji mewujudkan pemilihan serentak secara Luber Jurdil.

Kemudian melaksanakan kampanye yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, tanpa ujaran kebencian, politisasi SARA dan politik uang.

Selanjutnya melaksanakan kampanye sesuai undang-undang yang berlaku dan siap menerima dengan ikhlas setiap keputusan dari hasil pemilihan serentak, baik menang maupun kalah. (ahmad farozi)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved