Status IPM Sumatera Selatan Tinggi Sebelum Pandemi Covid-19

Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia terus meningkat dengan cukup pesat.

Editor: Salman Rasyidin
ist
Desi Eryani, S.ST, M.Si 

Oleh : Desi Eryani, S.ST, M.Si

Statistisi Muda,  Seksi Analisis Statistik Lintas Sektor BPS Provinsi Sumatera Selatan

Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia terus meningkat dengan cukup pesat.

Provinsi Su­ma­te­ra Selatan (Sumsel) sendiri memiliki jumlah penduduk yang cukup besar setidak-tidak nya di­­tem­­pati oleh 8,4 juta jiwa pada tahun 2019 dan bertambah menjadi 8,6 juta jiwa di tahun 2020.

Tan­pa perencanaan yang matang dalam mengelolanya, maka ancaman mengenai ledakan pen­du­duk bukan sekedar wacana semata.

Permasalahan utama yang akan dihadapi akibat per­tambahan pen­duduk adalah ketersediaan pangan, energi, dan papan.

Sebaliknya, hal tersebut sangat menguntungkan, apabila ketersediaan sumber daya manusia di­i­m­­­bangi dengan peningkatan kualitas baik dari sisi pendidikan ataupun keterampilan.

Manusia i­tu sendiri merupakan modal dasar yang besar dalam pembangunan, sebaliknya akan menjadi pro­­b­lematika bagi pemerintahan apabila jumlah penduduk yang sedemikian banyak namun me­miliki kualitas.  

Terpilihnya Jokowi di tahun 2014 sebagai Presiden RI ketujuh, membuat kebijakan yang meni­tik­­­beratkan pembangunan infrastruktur.

Adanya anggapan bahwa pembangunan infrastruktur a­kan membawa kemajuan bangsa Indonesia, mungkin ada benarnya jika pemerintaha tak luput da­­lam membangun kualitas penduduk di seluruh pelosok negeri ini.

Hal yang serupa juga terjadi di Sumsel.

Dengan terpilihnya Sumsel sebagai salah satu tuan ru­mah perhelatan akbar ASIAN GAMES 2018, pembangunan infrastruktur secara masif juga di­la­ku­kan sejak tahun 2016.

Berbagai pihak memberikan apresiasi terhadap pemerintah Sumsel  ya­ng telah berhasil membangun light rail tran (LRT), jembatan alternatif penghubung, hingga jalan tol yang ditujukan untuk mempermudah akses masyarakat.

Kendatinya, melalui infra­stru­k­tur ya­ng telah tersedia arus logistik dapat semakin  lancar dan diharapkan tidak ada penum­puk­an ko­mo­ditas-komoditas pasar serta harga di konsumen tidak terlalu berfluktuatif.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved