Liputan Eksklusif

Pelajar di Pelosok Bersusah Payah Ikut Belajar Daring, Panjat Duku Cari Sinyal

Diceritakan Dewi, setelah berhasil pinjam ke Koperasi, ia pun membelikan anaknya ponsel android bekas, seharga Rp 250 ribu.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
Panjat Duku Cari Sinyal 

Saat ini android yang baru ia beli harus diperbaiki di counter handphone, biaya perbaikan LCD itu seharga Rp 200 ribu, agar memiliki ponsel android itu kembali, ia harus membayar Rp 200 ribu mengganti perbaikan layar yang rusak.

Sementara anaknya Redi dibincangi mengatakan sebelumnya ia mengikuti belajar tatap muka, sistemnya seminggu pertemuan masuk sekolah dan seminggu belajar secara daring di rumah.

Setelah baru dua hari memiliki android ia mengaku awalnya cukup senang karena bisa terbantu mengetahui tugas dari guru, cuma sekarang rusak lagi. Untuk mengetahui tugas ia akan bertanya tugas ke sekolah atau ke teman sekelas.

Redi bercita-cita sebagai Tentara ini berharap agar kondisi berangsur normal, sekolah kembali seperti semula kembali. " Harapan kami agar sekolah lagi seperti dulu, karena sekolah sekarang tidak asyik," ungkapnya. (eni/cr27/mg3)

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved