Berita Ogan Ilir
Cerita Pengrajin Rumah Knockdown di Tanjung Batu Ogan Ilir, Peminatnya Sampai di Spanyol
Rumah Knockdown di Ogan Ilir tidak hanya diminati oleh sejumlah kota di Indonesia.
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Yandi Triansyah
Pihaknya mengaku saat ini masih banyak langganan dari Pulau Jawa.
Konsumen biasanya memesan untuk Gazebo, Resort tempat beristirahat sampai ke tempat santai di tengah kebun.
• Ini Alasan Raffi Ahmad Bantu Jual Rumah Laudya Cynthia Bella, Komisi dari Mantan, Nggak Masalah!
• Seorang Pria di Betung Banyuasin Edarkan Uang Palsu, Ada yang Merugi Hingga Empat Juta Lebih
"Ada beberapa rekan sesama kami ngirim sampai ke Bali, bahkan Spanyol.
Biasanya sebulan kami dapat 2-3 unit pesanan," jelasnya.
Senada, pemilik usaha yang sama Ahmad Rumah Kayu mengatakan bahwa pesanan yang datang kebanyakan dari dalam dan luar provinsi Sumsel.
Mereka pun mengirim dengan truk ekspedisi dalam bentuk bongkaran, untuk kemudian dirakit lagi di lokasi pemesan.
"Satu truk bisa bawa dua unit tipe 46. Setelah dirakit di lokasi, hanya butuh waktu 10 hari," ujar Ahmad yang keluarganya telah menekuni usaha itu turun temurun.
Ia bercerita, zaman dulu orang yang buat harus datang ke lokasi tempat orang yang memesan.
Mereka membuat di lokasi, merakit dan membangun di tempat itu.
"Sekarang kita buat di sini. Tinggal kirim via truk," jelasnya.
• Diduga Jadi Provokator Keributan, Keluarga Korban Rio Pambudi Bakal Laporkan Kedua Orangtua Pelaku
• Sriwijaya FC Jajaki Sponsor Alfa One dan Empat Sponsor Jalan, Persoalan Kompetisi 2020 Tercover