Guru Kirim Chat Mesum ke Siswi SMP

Heboh Oknum Guru Kirim Chat Mesum ke Siswi SMP, Ketua DPRD Prabumulih Minta Pelaku Ditindak Tegas!

Oknum guru inisial D dan orang tua murid sendiri telah berdamai dan tidak akan memperpanjang masalah tersebut.

Penulis: Edison Bastari | Editor: Odi Aria
Dokumen Pribadi
TINDAK TEGAS- Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria SH MSi. Heboh chat WhatsApp berisi pesan mesum yang dilakukan oleh seorang oknum guru SMP di Kota Prabumulih terhadap siswi, direspon serius oleh Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria SH MSi. Ketua DPRD Prabumulih menegaskan pihaknya akan merekomendasikan ke Pemerintah kota Prabumulih dan Aaprat Penegak Hukum (APH) agar menindak tegas oknum tersebut jika memang apa yang dilakukannya benar. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH- Heboh chat WhatsApp berisi pesan mesum yang dilakukan oleh seorang oknum guru SMP di Kota Prabumulih terhadap siswi, direspon serius oleh Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria SH MSi.

Ketua DPRD Prabumulih menegaskan pihaknya akan merekomendasikan ke Pemerintah kota Prabumulih dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar menindak tegas oknum tersebut jika memang apa yang dilakukannya benar.

"Kita akan memanggil Dinas Pendidikan dan yang bersangkutan untuk menanyakan persoalan tersebut. Jika memang benar maka akan kita relomendasikan ke pemerintah dan APH agar ditindak tegas," ungkap Deni kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).

Pria yang juga menjabat Ketua DPC Demokrat kota Prabumulih itu mengaku rekomendasi tersebut nantinya akan disampaikan agar memberikan efek jera terhadap yang bersangkutan.

"Dengan tindakan tegas harapan kita akan memberikan efek jera dan kedepan tidak akan ada lagi anak-anak jadi korban seperti ini," kata Deni menyesalkan kejadian viral tersebut.

Lebih lanjut suami Staf Ahli Walikota Hj Leni Kartika itu mengimbau kepada guru dan orang tua murid agar memberi pemahaman kepada siswa-siswi jika ada hal-hal terjadi seperti chat mesum oknum guru viral itu agar segera dilaporkan ke orang tua.

"Segera dilaporkan agar bisa ditangani agar tidak terjadi lagi ke yang lain, harus memberikan pemahaman kepada anak kita, jangan sampai begitu mendapat perlakuan tidak baik seperti itu didiamkan saja, jangan takut," bebernya.

Pelaku Dinonaktifkan

Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM mengungkapkan Dinas Pendidikan kota Prabumulih dan Inspektorat telah memanggil langsung oknum guru inisial D yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya.

"Dari inspektorat dan dinas pendidikan juga telah klarifikasi dengan pelaku atau guru, kalau memang nantinya terbukti harus ditindak tegas," kata Franky ketika diwawancarai usai acara gerakan pasar murah di kejaksaan negeri Prabumulih, Kamis (28/8/2025).

Franky mengaku pemerintah akan tegas menindak oknum guru tersebut karena memang mencoreng nama baik dunia pendidikan dan yang bersangkutan harus dinonaktifkan.

"Dia guru harus memberikan contoh, pemerintah kota Prabumulih akan tegas, dinonaktifkan itu pasti dari guru untuk sementara waktu," tegasnya.

Pria akrab disapa Bang Franky ini mengatakan pihaknya juga meminta inspektorat dan diknas untuk memastikan apakah ada korban lain atau tidak. "Untuk info katanya banyak kita minta inspektorat dan Diknas untuk cek, jelasnya pasti akan ada tindakan tegas dari kita," tuturnya.

Sementara itu, Inspektur Pemkot Prabumulih Indra Bangsawan SH MH mengakui telah memanggil oknum guru tersebut dan telah dilakukan pemeriksaan.

"Sudah diperiksa dan yang bersangkutan sudah mengakui serta menyesali perbuatannya," ujarnya.

Indra mengaku oknum guru inisial D dan orang tua murid sendiri telah berdamai dan tidak akan memperpanjang masalah tersebut.

"Sudah damai dengan orang tua murid. Untuk selanjutnya masalah ini kami serahkan kepada kepala sekolah, karena kepala sekolah yang berhak memberikan sanksi," katanya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved