Berita OKI

Lewat Kesabaran Ekstra dan Trik Khusus, Petugas Disdukcapil OKI Berhasil Rekam E-KTP 10 ODGJ

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ogan Komering Ilir (Disdukcapil OKI) berhasil melakukan perekaman E-KTP bagi 10 warga ODGJ

Penulis: Nando Davinchi | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Nando Davinchi
REKAM KTP - Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ogan Komering Ilir (Disdukcapil OKI) berhasil melakukan perekaman E-KTP bagi 10 warga ODGJ di Desa Berkat, Senin (20/4/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ogan Komering Ilir (Disdukcapil OKI) berhasil melakukan perekaman E-KTP bagi 10 warga ODGJ di Desa Berkat
  • Proses jemput bola ini dilakukan dengan cara membujuk serta mendampingi para warga berkebutuhan khusus tersebut sejak pagi hingga sore hari
  • Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi terbaru bertajuk "Peduli Terhadap ODGJ". Layanan tersebut diberikan berdasarkan permohonan langsung dari pihak pemerintah desa setempat.

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Melalui pendekatan humanis dan kerja sama dengan pihak keluarga, petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ogan Komering Ilir (Disdukcapil OKI) berhasil melakukan perekaman E-KTP bagi 10 warga ODGJ di Desa Berkat, Senin (20/4/2026). 

Proses jemput bola ini dilakukan dengan cara membujuk serta mendampingi para warga berkebutuhan khusus tersebut sejak pagi hingga sore hari guna memastikan seluruh data biometrik terekam dengan akurat meski menghadapi kendala perilaku yang sulit ditebak.

Kepala Disdukcapil OKI, Hendri, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi terbaru bertajuk "Peduli Terhadap ODGJ". 

Layanan tersebut diberikan berdasarkan permohonan langsung dari pihak pemerintah desa setempat.

"Layanan ini merupakan wujud pemenuhan hak sipil. Setiap warga negara yang sudah berusia 17 tahun ke atas wajib memiliki kartu identitas tanpa diskriminasi," ujar Hendri.

Dalam pelaksanaannya, Hendri mengakui petugas menghadapi tantangan teknis yang cukup berat. 
Karakteristik ODGJ yang sulit ditebak menuntut petugas menggunakan trik pendekatan khusus dan kesabaran ekstra saat pengambilan data biometrik maupun pasfoto.

"Perlakuan bagi mereka pastinya berbeda. Kami membutuhkan pendekatan khusus, bahkan dalam beberapa kasus harus melibatkan anggota keluarga untuk mendampingi dan membujuk mereka agar mau difoto," tambahnya.

Rencananya, setelah rampung memberikan pelayanan di Desa Berkat, program jemput bola serupa dilanjutkan Kecamatan Pedamaran.

"Meski begitu, petugas kami telah mencatat saat ini baru ada satu pemohon di wilayah tersebut yang dijadwal mengikuti perekaman," bebernya.

Usaha keras nan humanis dari Disdukcapil OKI ini menuai apresiasi dari warga setempat.

Salah satu warga Desa Berkat, Raka menyambut positif layanan jemput bola tersebut karena dinilai sangat memberikan rasa aman bagi lingkungan keluarga dan desa.

"Sangat membantu. Jadi kalau mereka (ODGJ) mendapat masalah di luar atau tersesat, bisa dilihat dari identitas KTP, jadi cepat dikenal asal-usulnya," kata Raka.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved