Berita Muba

Curah Hujan Tinggi dan Kendaraan Berat Perparah Kerusakan Jalan di Musi Banyuasin

Tingginya intensitas curah hujan disertai tingginya mobilitas kendaraan bertonase berat menyebabkan kerusakan infrastruktur

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni
JALAN RUSAK - Tim Dinas PUPR Muba mengerahkan alat berat untuk memperbaiki jalan rusak di Desa Mekar Jaya yang berlumpur akibat curah hujan tinggi dan tonase kendaraan beberapa waktu lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Tingginya intensitas curah hujan disertai tingginya mobilitas kendaraan bertonase berat menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah desa rusak. 
  • Kerusakan terpantau paling parah terjadi di ruas jalan Desa Mekar Jaya, Desa Mendis Jaya, dan Desa Macang Sakti.
  • Upaya penanganan darurat yang dilakukan sebelumnya kembali mengalami kegagalan akibat cuaca ekstrem

SRIPOKU.COM, SEKAYU – Tingginya intensitas curah hujan disertai tingginya mobilitas kendaraan bertonase berat menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah desa dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel). 

Kerusakan terpantau paling parah terjadi di ruas jalan Desa Mekar Jaya, Desa Mendis Jaya, dan Desa Macang Sakti.

Kepala Dinas PUPR Muba, Rudianto, mengonfirmasi bahwa upaya penanganan darurat yang dilakukan sebelumnya kembali mengalami kegagalan akibat cuaca ekstrem dan aktivitas kendaraan berat yang tetap melintas.

"Tingginya intensitas hujan dan padatnya kendaraan membuat kondisi jalan kembali rusak meskipun sudah pernah dilakukan penanganan darurat bulan lalu," ujar Rudianto, Senin (20/4/2026).

Lantaran alat berat tidak dapat mengakses lokasi akibat kondisi tanah yang belum stabil, masyarakat setempat bersama sejumlah perusahaan di area tersebut berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong. 

Warga menimbun lubang jalan dan membangun jembatan darurat bagi sepeda motor guna menjamin kelancaran akses transportasi bagi anak sekolah.

Rudianto menjanjikan perbaikan teknis secara permanen akan segera dimulai setelah kondisi cuaca membaik dan badan jalan mengering.

"Kami akan melakukan pengikisan dan pembuangan tanah mati dalam waktu dekat. Syaratnya, badan jalan harus benar-benar kering agar perbaikan maksimal," jelasnya.

Menyikapi hal ini, Dinas PUPR Muba mengeluarkan imbauan tegas agar kendaraan bertonase besar menghindari ruas jalan yang rusak tersebut untuk sementara waktu. 

"Kami mengimbau kendaraan tonase besar untuk tidak melintas saat kondisi jalan rusak, agar tidak memperparah kerusakan maupun menghindari kendaraan mogok di tengah jalan,"tutupnya

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved