Breaking News:

Berita Palembang

Pengakuan Korban Rampok di Palembang, Berjalan Sejauh 7 KM tak Ada Pengendara yang Mau Menolong

Surati korban perampokan di Jalan Soekarno Hatta Palembang harus pulang dengan berjalan kaki.

SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Korban bernama Surati (37) saat melaporkan aksi perampokan yang dialaminya ke Polda Sumsel, Rabu (1/7/2020). 

Baru tiba di depan gerbang komplek, ia dibantu pihak sekuriti dan bergegas menuju Polsek Sukarami, untuk melaporkan kejadian yang baru dialaminya.

PENGEDAR Narkoba di Sungai Keruh Muba Ini tak Berkutik Dikepung Polisi, Lagi Tunggu Pembeli Motor!

 

Palembang Masih di Zona Oranye Covid-19, bukan Zona Merah, Begini Penghitungan Dinkes Kota

Di hadapan polisi, Surati menceritakan kejadian perampokan yang menimpanya.

Siang itu, Senin (30/6/2020) sekira pukul 13.00 baru saja selesai dirinya mengurus keperluan anaknya sekolah.

Setelah itu, ia kemudian bergegas pulang dengan mengendarai mobil Pajero Sport.

Namun saat melintas di Jalan Soekarno Hatta atau tepatnya di depan Sekolah Harapan.

Perempuan berusia 38 tahun tersebut dipepet oleh dua pengendara sepeda motor.

Menurut Surati pengendara itu lantas meminta ia menepikan mobilnya, untuk dilakukan pemeriksaan narkoba.

"Saat itu pelaku mengaku dari anggota polisi tapi tidak menyebutkan bertugas di mana," Kata Surati.

Pria Asal Banyuasin Ini Kaget Temannya Tega Gadaikan Mobil tanpa Izin, Mau Tebus Masih Minta Uang

 

Menikah sama Duda, Deretan Artis ini Sandang Julukan Ibu Tiri Tercantik, No 8 Sayang Cintanya Kandas

Korban akhirnya menuruti kemauan pelaku menepikan mobilnya untuk dilakukan pemeriksaan.

Pelaku langsung mengendalikan mobil korban sekaligus memborgol tangan korbannya.

Halaman
123
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved