Berita Palembang

Pengakuan Korban Rampok di Palembang, Berjalan Sejauh 7 KM tak Ada Pengendara yang Mau Menolong

Surati korban perampokan di Jalan Soekarno Hatta Palembang harus pulang dengan berjalan kaki.

SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Korban bernama Surati (37) saat melaporkan aksi perampokan yang dialaminya ke Polda Sumsel, Rabu (1/7/2020). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Surati korban perampokan di Jalan Soekarno Hatta Palembang harus pulang dengan berjalan kaki.

Sebab mobil Pajero yang dikendarainya sudah dibawa kabur oleh perampok.

Warga Komplek Citra Grand City ini sudah berusaha meminta pertolongan dengan pengendara yang melintas.

Namun permintaannya tak ada yang mengiraukan. Sehingga Ia harus berjalan jauh dengan kondisi tangan teborgol.

"Aku berjalan tangan dalam kondisi diborgol ke belakang, tak ada yang mau menolong akhirnya aku terus berjalan" kata Surati, Rabu (1/7/2020).

Akankah Palembang Kembali PSBB? Walikota Palembang Harnojoyo: Yang Penting Kesadaran Masyarakat

 

Warga Bakar Motor Pejambret di Kawasan Sukarami Palembang, Seorang Pelaku Babak Belur, Memang Niat

Lebih kurang tujuh kilometer jarak yang ia tempuh untuk tiba di komplek perumahaannya tersebut.

Begitu tiba ia langsung dibantu oleh satpam di perumahaan tersebut.

Sebelumnya, kondisi tangan masih diborgol, Surati diturunkan di jalan oleh pelaku yang membawa kabur mobil Pajero Sport miliknya.

Tepat di Jalan Irigasi kawasan Soekarno Hatta Palembang, korban turun dan berjalan kaki menuju rumahnya di Komplek Citra Grand City (CGC) Palembang.

Lebih kurang tujuh kilometer korban berjalan kaki untuk sampai ke rumahnya.

Halaman
123
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved