Warga Bakar Motor Pejambret di Kawasan Sukarami Palembang, Seorang Pelaku Babak Belur, Memang Niat

Dua pria yang tinggal di kawasan Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, diduga sudah menjambret seorang perempuan di Sukarami.

Ilustrasi motor dibakar massa. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dua pria yang tinggal di kawasan Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, diduga sudah menjambret seorang perempuan di kawasan Kecamatan Sukarami, Palembang pada Selasa (30/6/2020).

Keduanya kini sudah berhasil diamankan lantaran ketika beraksi berhasil digagalkan warga, salah seorang tersangka bahkan menjadi bulan-bulanan warga setempat setelah terjatuh dari motornya.

Sedangkan temannya memang berhasil menghindar dari amukan warga, namun tak berhasil meloloskan diri dari tangan anggota Tim Hunter Beta 3 Sat Sabhara Polrestabes Palembang.

Lampiaskan Kekesalan, Pria di Palembang Ini Bacok Seorang Warga yang tak Ia Kenal, Saya Mabuk

Sementara, Kapolsek Sukarami, Kompol Irwanto, melalui Kanit Reskrim, Iptu Hermansyah, mengatakan bahwa kedua tersangka diserahkan oleh anggota Tim Hunter Sat Sabhara Polrestabes Palembang.

"Pelaku diesrahkan ke kita oleh anggota tim Hunter Sat Sabhara Polrestabes Palembang, dimana seorang tersangka dalam kondisi babak belur diamuk massa yang kesal melihat aksi yang dilakukan keduanya," kata Irwanto, Rabu (1/7/2020).

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik tersangka yang digunakan dalam aksi penjambretan.

"Barang bukti yang kita amankan motor, namun sudah dalam keadaan terbakar karena saat kejadian warga sekitar geram dengan tindakan kedua tersangka sehingga membakar motor yang digunakan pelaku dalam aksi penjambretan," katanya.

Sedangkan, salah satu tersangka mengaku sengaja keluar rumah bersama rekannya untuk melakukan aksi Penjambretan.

Palembang Masih di Zona Oranye Covid-19, bukan Zona Merah, Begini Penghitungan Dinkes Kota

"Memang kami sudah niat pak untuk melakukan aksi penjambretan karena didasari tidak adanya pekerjaan,"katanya

Saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kedua tersangka melihat korban sedang memegang ponsel, lalu keduanya mendekati korban dan langsung merampas ponsel milik korban.

"Dalam aksi yang dilakukan kami berbagi tugas, dimana saya sebagai pilot sedangkan Slamat eksekutor," bebernya.

Untuk aksinya sendiri, ia mengaku ini baru pertama kali melakukan aksi penjambretan bersama rekannya tersebut. 

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved