Breaking News

Dinkes Palembang: Perhitungan Kami Palembang Zona Orange

Juru bicara Dinas kesehatan Palembang, Yudhi Setiawan menyebut kota Palembang masih berstatus wilayah zona oranye.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi
Sripoku.com/Antoni
Ilustrasi 

"Tracking ini secara jujur kita lakukan, makanya terjadi peningkatan status. Tinggal bagaimana memperketat terhadap penegakkan disiplin protokol kesehatan terutama di pasar dan pelayanan publik. Untuk ini kita akan bersama TNI, Polri dan Satpol PP," jelasnya, Selasa (30/6/2020).

Ia membantah jika pengawasan Pemkot Palembang terkesan kendor. Karena menurutnya, gugus tugas memperkuat personil yang untuk ditempatkan sesuai Klaster penyebaran Covid-19, seperti di Pasar ataupun di pusat perbelanjaan.

Masih Zona Merah, Sekolah Belum Boleh Buka

"Di pasar/ toko itu ada pembagiannya serta jam pembagiannya, tapi memang luput dari pantauan. Sebenarnya mereka (petugas) sudah door to door mengingatkan," tegasnya.

Ia mengatakan jika dalam kondisi ini bisa saja muncul Klaster baru, apabila masyarakat tidak jujur menyampaikan kondisi kepada puskesmas setempat.

"Ini kan melalui tracing. Puskesmas akan memonitor sampai tingkat lapangan yang ada. Makanya perlu kejujuran masyarakat, sehingga puskesmas pun tau apa yang harus mereka lakukan," jelasnya.

Sementara itu, Plt Kadinkes Kota Palembang, Dr Fauziah menambahkan, untuk mencegah Klaster baru pada prinsipnya akan melakukan sistem tracing dan pemeriksaan pada orang yang memiliki kontak erat dengan pasien positif kurang dari satu meter tanpa APD maka akan ada pemeriksaan lanjutan laboratorium.

"Semakin dini diketahui maka semakin cepat akan ditangani. Untuk dikarantina sehingga tidak menularkannya ke orang lain," ujarnya.

Ia menyebutkan bila Kota Palembang berdasarkan evaluasi terakhir masih berada di zona oranye. Namun, perubahan zona sesuai jumlah kasus Covid-19 bersifat fluktuatif.

"Zona ini masih bisa berubah tergantung jumlah kasus. Tapi hasil evaluasi dari 14 indikator kemarin kita masih di zona oranye. Kalau dari Pusat update evaluasi zona ini dilakukan per satu Minggu," jelasnya.

Berdasarkan, Update data terkini pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kota Palembang bertambah sebanyak 17 orang menjadi 1348 orang secara kumulatif data Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang pada Senin (29/06/2020) lalu.

Sedangkan di Sumsel, kasus konfirmasi Covid-19 yaitu sebanyak 2.023 orang, dengan penambahan 23 kasus positif. Dimana jumlah pasien sembuh virus corona juga mengalami penambahan sebanyak 65 orang, sehingga totalnya menjadi 570 orang.

Sedangkan pasien meninggal dunia juga mengalami penambahan 4 kasus baru, sehingga jumlah pasien meninggal dunia tetap berjumlah 61 orang meninggal dunia.

Kasus positif virus corona, ODP, PDP, sembuh dan meninggal terjadi di seluruh 18 kecamatan dan 88 kelurahan Kota Palembang.

Jumlah ODP di Kota Palembang mengalami penambahan sebanyak 28 orang dengan total 5453 orang.

Sementara itu, jumlah PDP mengalami penambahan sebanyak 22 orang, sehingga totalnya tetap menjadi 580 orang.

Saat ini, Kecamatan Kemuning menjadi wilayah tertinggi kasus positif dengan jumlahnya sudah mencapai 138 orang.

Disusul dengan Kecamatan Sukarami sebanyak 118 kasus positif virus corona, dan Kecamatan Ilir Barat Satu berjumlah 120 kasus positif. (cr8/cr26)

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved