Liputan Eksklusif

Plat KB Wara Wiri Keluar Masuk Sumsel, Sengaja Jalan Tengah Malam

Jumlah pengendara yang melintas di tol Palindra terhitung 1 April rata-rata ada sekitar 2500 kendaraan melintas.

Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
Plat KB Wara Wiri 

PALEMBANG, SRIPO -- Ribuan kendaraan asal luar Palembang masih tetap bebas keluar masuk Bumi Sriwijaya setiap hari ditengah pandemi Covid-19.

Meski pemerintah pusat telah melakukan larangan dan pemerintah daerah memasang check point di sejumlah daerah perbatasan, namun nyatanya kendaraan roda empat masih tetap leluasa wara-wiri.

Kebanyakan plat luar yang berada di Kota Palembang berasal dari Bogor (F), Yogjakarta (AB), Bandung (D), T (Purwakarta), G (pekalongan).

Pandemi Covid-19 tak Hentikan Polda Sumsel untuk Ungkap dan Tindak Pelaku Kejahatan

Untuk kawasan Sumatera, BL, BE, BH, dan BK. Bahkan ada yang terpantau berasal dari Kalimantan Barat (KB).

Beberapa pengendara mengaku sengaja jalan saat tengah malam sehingga keesokan harinya bisa istirahat.

Kendaraan asal luar Palembang itu bebas keluar masuk melalui jalur darat via jalan tol Kayuagung-Palembang (Kapal).

Selain Gaya Hidup, Bersepeda Dianggap Sebagai Transportasi Paling Aman di Masa Pandemi Virus Corona

Dari pantauan di lapangan di pintu masuk jalan tol Jakabaring, sejak jelang mudik lebaran tahun ini kendaraan luar Sumsel dengan plat asal Lampung, Jakarta, Jawa Barat dan lain-lain terlihat keluar masuk.

Tarif tol yang belum diberlakukan membuat para pengendara lebih memilih melintasi lewat jalan tol daripada jalan nasional.

Dari data pengelola jalan tol, sejak diberlakukannya penyekatan dan check point di ruas jalan tol sepanjang bulan Mei jumlah tertinggi kendaraan yang melintas jalan tol terdapat 6754 kendaraan, dari total tersebut 3514 kendaraan berasal dari luar Palembang yakni Bakauheni.

Sumsel Masuk 5 Besar Kasus Positif Covid-19, Meskipun Penambahannya Cenderung Menurun

Deputi Pembangunan Jalan Tol Palembang-Kayu Agung PT Sriwijaya Waskita Tol, Yusuf Ar mengatakan sebelum diberlakukan kebijakan penyekatan dan chek point di jalan tol di bulan April rata-rata ada 7725 kendaraan perhari, yang mana 4250 kendaraan diantaranya berasal dari luar Palembang.

"Sejak PSBB mulai 20 Mei, rata-rata ada 4756 kendaraan yang lewat. Lebih dari setengahnya merupakan kendaraan luar Palembang," katanya, Minggu (7/6).

Diakuinya, meski pemerintah kota Palembang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai Covid-19, namun nyatanya masih saja banyak kendaraan luar Palembang keluar-masuk.

"Meski PSBB masih banyak kendaraan melintas. Ribuan kendaraan melintasi perhari itu sesuai data aktual yang tercatat di kita," ungkap Yusuf.

Kabar Terbaru Kasus Covid-19 di Sumsel, Pasien Positif 29 Orang, Kasus Sembuh Bertambah 47 Orang

Menurut Yusuf, pihaknya telah melakukan penyekatan dan melakukan imbauan larangan mudik. Kendaraan yang hendak masuk ke jalan tol pun dilakukan pemeriksaan kendaraan di posko chek point covid dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengecekan suhu tubuh dan protokol Covid-19.

Kendati telah dilakukan pemeriksaan ketat dan kota Palembang menerapkan PSBB, namun tetap saja para pengendara membandel nekat melintas meski saat ini kota pempek sedang dalam pandemi Covid-19.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved