Virus Corona
Korona dan Kemiskinan
Jumlah kasus korona di Indonesia sudah berada di angka lebih dari 12 ribu dengan jumlah kematian tak kurang dari 800 orang.
Tapi bagaimana dengan penduduk miskin?
Memang penduduk miskin dilindungi oleh pemerintah lewat berbagai bantuan sosial seperti beras sejahtera (rastra), bantuan pangan non tunai (BPNT), program keluarga harapan (PKH), bantuan pendidikan dan kesehatan, tetapi dalam kondisi sumber penghasilan mereka menurun seperti saat ini, bantuan itu tetap kurang untuk menutupi kebutuhan mereka setiap hari.
Lalu bagaimana pula dengan kelompok rentan miskin?
Mereka juga menjadi golongan yang kian terjepit.
Mereka tidak memiliki tabungan yang memadai dan di lain sisi mereka juga tidak masuk dalam target bantuan pemerintah.
Meskipun kabar baiknya pemerintah saat ini sudah cukup memperluas cakupan penerima manfaat dari beberapa program bantuan.
Tampaknya dengan mempertimbangkan itulah pemerintah menjadi sulit untuk mengambil kebijakan lockdown.
Jangan sampai kebijakan lockdown untuk memerangi korona justru menimbulkan permasalahan yang tak kalah kronisnya.
Jika ekonomi masyarakat kian terpuruk, berbagai persoalan sosial juga dapat terjadi.
Bukankah manusia mampu melakukan apa saja dalam kondisi perut lapar?
Bukankah manusia mampu menjadi serigala untuk manusia lainnya atau yang kita kenal dengan istilah homo homini lupus?
Kita berharap pemerintah dapat bertindak lebih cepat dan efektif memerangi korona ini.
Jika pemerintah tidak mampu untuk melakukan lockdown, artinya pemerintah harus mengoptimalkan cara-cara yang saat ini ditempuh.
Kita sedang berlomba dengan waktu karena penyebaran virus korona ini yang demikian cepat, bahkan jumlah korbanpun diperkirakan melebihi jumlah yang sudah terdeteksi.
Sebagai warga negara yang baik, sudah semestinya kita mengikuti arahan pemerintah dengan menahan ego pribadi dan mengutamakan kepentingan orang banyak.
Kita harus patuh dan tidak takabur bahwa kita kebal terhadap virus laknat ini.
Mungkin ini juga saatnya bagi kita untuk bisa semakin perduli dengan sesama.
Tak usah jauh-jauh, lihatlah tetangga kanan kiri atau orang-orang yang berada di sekitar kita, pastikan bahwa kebutuhan pokok mereka selama adanya wabah korona ini masih tersedia di rumah.
Jangan sampai korona menambah panjang daftar penduduk miskin yang ada dan menyisakan banyak permasalahan sosial ke depannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rinibps3.jpg)