Virus Corona di Sumsel

Ketua DPRD Sebut Pemkot Palembang Sudah Serius Tangani Covid-19, Pernah Lihat Proses Packing Sembako

Bahkan saat ini instruksi Walikota Palembang Nomor 1 Tahun 2020 terkait penggunaan masker sudah diberlakukan.

SRIPOKU.COM/Rahmaliyah
Fitri mengecek langsung persiapan ketersediaan sembako untuk masyarakat yang terdampak wabah covid-19 di gudang Bulog, Jumat (24/4/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mendengar komentar miring tentang tidak seriusnya Pemerintah Kota Palembang dalam penanganan dan pencegahan virus corona atau covid-19 di Kota Palembang, Ketua DPRD Kota Palembang, Zainal Abidin SH, angkat bicara.

Zainal Abidin menyayangkan komentar yang menyudutkan Pemkot Palembang tersebut.

Menurutnya saat ini walikota Palembang bersama OPD terkait dan unsur forkopimda terus berjibaku untuk memutuskan mata rantai penyebaran dan penanggulangan virus corona atau covid-19.

Konsumsi Daging Bantu Jaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Virus Corona

Kisah Seorang Nenek di Palembang, Berbuka Puasa dengan Air Putih di Tengah Wabah Covid-19

Puluhan Orang di Palembang Lapor ke Polda Sumsel, jadi Korban Penipuan Sembako Murah Senilai Rp 2 M

Bahkan saat ini instruksi Walikota Palembang Nomor 1 Tahun 2020 terkait penggunaan masker sudah diberlakukan.

"Terkait rumah sehat Pemkot Palembang sudah membicarakan dengan pihak Pemprov Sumsel untuk minta satu tower dengan biaya dialokasikan sendiri oleh Pemkot Palembang," ujarnya.

Pemkot Palembang juga ingin minta satu tower untuk menampung warga yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19, meskipun satu tower tersebut disewa dengan biaya dari Pemkot Palembang.

Namun pihak Provinsi Sumsel mengarahkan tidak perlu sewa tower tersebut, silahkan pakai saja.

Kurangi Kerumunan di Pasar,Pemkot Palembang Siapkan Belanja Sayur dan Sembako Dipesan Via Online

Wakil Walikota Palembang Cek Kemasan Bantuan Sembako untuk Korban Dampak Virus Corona.

Selanjutnya, dalam tindakan nyata, ada alokasi dana yang bersumber dari APBD 2020 sebesar Rp 200 miliar yang diperuntukkan 3 prioritas utama, jaring pengaman sosial, kebutuhan tenaga medis dan dalam bentuk sembako murah.

"Ini bukti keseriusan Pemkot dalam mengakomodir dampak virus covid-19 di Kota Palembang," jelasnya.

Selain itu, tindakan lainnya, dirinya mengaku sudah beberapa kali mengikuti rapat bersama unsur Forkopimda dalam persiapan-persiapan dan evaluasi terkait dampak Covid-19.

Bahkan bersama Wakil Walikota Palembang pernah melihat langsung proses packing sembako di gudang bulog untuk memastikan bagian-bagian dalam sembako utuh sesuai dengan yang telah direncanakan.

Sembako berisi beras 10 kilogram, minyak sayur 2 liter, gula pasir 2 liter dan 1 kilogram gandum.

"Ini juga bentuk pengawasan agar masyarakat menerima sesuai dengan yang dialokasikan dan pengawasan nantinya akan terus di lapangan hingga sembako diterima warga," ujarnya.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved