Penumpang Batalkan Tiket, Penerbangan ke Malaysia Anjlok

Station Manager Airasia Palembang Febriano Yoga mengakui saat ini penumpang pesawatnya turun 20 persen

Editor: Soegeng Haryadi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

PALEMBANG, SRIPO -- Virus Corona yang menyerang Tiongkok dan juga menjangkiti sejumlah warga negara tetangga membuat aktivitas Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang ikut terdampak. Bahkan penerbangan ke Malaysia dan Singapura anjlok.

Station Manager Airasia Palembang Febriano Yoga mengakui saat ini penumpang pesawatnya turun 20 persen atau rata-rata 10 penumpang memilih membatalkan penerbangan ke Malaysia.

"Penumpang memang turun 20 persen tapi penyebab pastinya juga tidak tahu karena tidak ada konfirmasi langsung dari calon penumpang mengapa membatalkan penerbangan," ujarnya, Jumat (14/2).

Dampak Virus Corona, Warga Singapura Pakai Kondom untuk Menekan Tombol Lift, Ini Fakta Sebenarnya

Penerbangan ke dan dari China Dihentikan, Ribuan Turis Terdampar

Mulai Hari Ini, Pesawat Wings Air Resmi Layani Penerbangan Rute Palembang-Bandung Setiap Hari

Yoga mengatakan tiket yang dijual Airasia saat ini tidak turun atau ada promo karena tetap menerapkan tarif normal.

Selain itu, tiket yang sudah dibeli juga tidak bisa direfund atau dikembalikan karena terkait kebijakan penerbangan internasional.

"Hingga kini belum ada aturan khusus tentang refund tiket internasional sehingga calon penumpang yang membatalkan penerbangan tiketnya langsung hangus," ujarnya.

Airasia saat ini melayani rute penerbangan Palembang-Kuala Lumpur dua kali sehari untuk jadwal keberangkatan Selasa, Kamis dan Sabtu dan satu kali penerbangan sehari untuk hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

Kepala Angkasa Pura II Cabang Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, Fahrozi mengatakan jumlah penumpang rute internasional turun 20 persen dari biasanya.

Dikatakannya turunnya jumlah penumpang karena memang saat ini low season atau musim sepi penumpang dan juga dibarengi adanya kasus Corona.

"Hanya ada dua rute poenerbangan langsung dari Palembang yakni tujuan Kuala Lumpur oleh maskapai Airasia dan Singapura dengan maskapai Scoot," ujarnya, Jumat (14/2/2020).

Dia mengatakan dua rute penerbangan ini diawasi ketat oleh tim gabungan untuk mencegah dan mengantisipasi penularan virus tersebut.

Caranya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang memberikan kartu kewaspadaan kepada setiap penumpang yang datang dari China atau punya riwayat perjalanan ke China.

Kepala Seksi Karantina dan Surveilans Epidemiologi KKP Palembang Fenty mengatakan kartu kewaspadaan diberikan kepada penumpang yang datang dari China atau punya riwayat perjalanan ke China mengingat masa inkubasi virus corona baru sekitar 14 hari.

"Semua penumpang dari penerbangan luar negeri yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat, flu dan batuk berulang kali juga akan langsung diawasi serius," ujarnya.

Kartu kewaspadaan berisi data-data penumpang berdasarkan hasil pemeriksaan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Kartu kewaspadaan itu bisa menjadi tambahan informasi bagi dokter puskesmas atau rumah sakit yang menangani pasien dengan gejala demam, batuk, dan gangguan pernafasan dalam melakukan diagnosis.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved