Berita Pali

Api Cepat Membesar, 5 Hektar Lahan Terbakar di Desa Tempirai PALI

Api Cepat Membesar, 5 Hektar Lahan Terbakar di Desa Tempirai PALI Petugas BPBD PALI kesulitan dikarenakan angin kencang

Api Cepat Membesar, 5 Hektar Lahan Terbakar di Desa Tempirai PALI
SRIPOKU.COM/BPBD PALI
Kepala BPBD PALI Junaidi Anuar bersama tim Terpadu Karhutka berjibaku padamkan api di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI. 

Api Cepat Membesar, 5 Hektar Lahan Terbakar di Desa Tempirai PALI

LAPORAN WARTAWAN SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA

SRIPOKU.COM, PALI -- Seluas 5 hektare lahan berjenis semak belukar di Desa Tempirai PALI Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) terbakar.

Bencana Karhutla (Kebakaran hutan dan lahan) ini terjadi sejak Sabtu (24/8/2019) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.

Api muncul pertama kali dilahan milik warga yang telah lama tak fisungsikan, lantaran kondisi angin sedang kencang, sehingga api cepat merambat dan membesar.

Mendapat laporan adanya titik api, Tim terpadu Karhutlah bersama BPBD PALI (Badan Penanganan Bencana Daerah) langsung menuju ke lokasi kebakaran Lahan guna memadamkan Api.

Satpol PP Palembang Rencanakan tak Lagi Sita Barang Penindakan Cukup Tahan e KTP

Resmi Launching di Sumatera Selatan, Honda Genio dan ADV 150 Bidik Generasi Milenial

Prilly Latuconsina Sarankan Pemuda di Palembang Buka Usaha Daripada Nyampah di Akun Instagram Artis

Sebanyak total 25 personil, rincian 15 anggota BPBD PALI, 5 orang dari Tim Terpadu Karhutlah TNI, Polri dan dibantu masyarakat berjibaku menghalau si jago merah.

Kepala BPBD PALI, Junaidi Anuar mengatakan, pihaknya bergerak langsung menuju lokasi saat mendapat laporan.

Sedikitnya 5 unit mobil tangki dan 1 unit pompa air besar digerakkan memadamkan api.

Manajemen Sriwijaya FC Mengkau Sudah Deal dengan Eks PS Sleman Nerius Alom

Dijuluki Pasukan Elit Mematikan hingga Latihan Mirip di Neraka, Terungkap Gaji Prajurit Kopassus

Zulkilfi Syukur Siap Gantikan Akbar Zakaria dari Menit Awal saat Lawan Cilegon United

"Angin kencang cukup menyulitkan proses pemadaman. Namun Allhamdulillah api bisa di kendalikan," ungkap Junaidi, Sabtu.

Proses pemadaman api, jelas Junaidi, cukup memakan waktu lama, selain angin kencang membuat api cepat membesar, kesulitan suplai air juga menjadi kendala.

"Api bisa dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB, setelah selama 3 jam tim bekerja memadamkan api," jelasnya.

Saat ini pihaknya terus menjaga di areal sekitaran lokasi, lantaran ditakutkan api kembali muncul.

5 Misteri Terbesar Indonesia di Mata Dunia yang Belum Terpecahkan, No 4 Paling Populer!

BREAKING NEWS: Kiper Sriwijaya FC Mendadak Mengundurkan Diri, Ferry Rotinsulu Ungkap Kronologinya

Pasca Dipakai Konser Westlife Begini Kondisi Rumput di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang

Penulis: Reigan Riangga
Editor: adi kurniawan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved