Berita Palembang

Satpol PP Palembang Rencanakan tak Lagi Sita Barang Penindakan Cukup Tahan e KTP

Satpol PP Palembang Rencanakan tak Lagi Sita Barang Penindakan Cukup Tahan e KTP

Satpol PP Palembang Rencanakan tak Lagi Sita Barang Penindakan Cukup Tahan e KTP
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Pol PP Kota Palembang, Alhidir 

Satpol PP Palembang Rencanakan tak Lagi Sita Barang Penindakan Cukup Tahan e KTP

Laporan wartawan sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Pol PP Kota Palembang, Alhidir berencana akan lebih memangkas sistem kerja agar lebih efektif dan memanfaatkan teknologi informasi termasuk media sebagai sarana penunjang kinerja yang dilakukan petugas di lapangan.

"Saya sudah siapkan beberapa rencana untuk lebih mempermudah petugas di lapangan. Salah satunya adalah menyiapkan pos pantau untuk memudahkan jangkauan," kata Al Hidir, Sabtu (24/8) saat dihubungi.

Menurut dia, berdasarkan kajian, minimal Palembang harus memiliki tiga pos untuk tiga zona, yakni Ilir Barat, Ilir Timur dan Seberang Ulu.

"Sebenarnya tiga tidak ideal, karena berdasarkan SPM Permendagri Nomor 24 Tahun 2009, jika Palembang ingin membuat pos jangkauan, itu minimal 18 pos, jadi per 90 ribu jiwa itu harus ada pos," kata dia.

Selain membuat pos di tiga zona, beberapa hal efektif lain yang dapat dilakukan adalah, dengan merubah pola penertiban dan penyitaan.

Karena, menurut Alhidir, selama ini menyita barang dirasa kurang efektif, selain memakan waktu dan tempat, kegiatan penyitaan tidak memberikan efek jera terhadap pemilik.

"Bagi kami, pola penyitaan ini tidak hanya memakan tempat, tapi juga membutuhkan prosedur panjang, apalagi proses lelang juga tidak serta merta bisa dilakukan," kata dia.

Untuk dilapangan juga, sambung Alhidir, kedepan penyitaan terhadap barang-barang milik pedagang juga tidak perlu dilakukan. Dimana, petugas hanya butuh menahan KTP (Kartu Tanda Penduduk).

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved