Berita Muratara
Uang Rp 40 Juta dan 4 Suku Emas Milik Siti Aya Hangus Terbakar Bersama Rumah Panggungnya
Amukan api juga melenyapkan uang Rp 40 juta dan perhiasan emas sebanyak 4 suku miliki korban yang disimpan dalam lemari pakaian.
SRIPOKU.COM, MURATARA - Kerugian yang dialami korban kebakaran rumah di Dusun 3 Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mencapai ratusan juta rupiah.
Selain meludeskan satu unit rumah panggung bertingkat, amukan api juga melenyapkan uang Rp 40 juta dan perhiasan emas sebanyak 4 suku miliki korban yang disimpan dalam lemari pakaian.
"Setahu saya emak ada nyimpan uang, kalau gak salah 40 juta, terus juga dia ada emas sekitar 4 suku," kata Syahrial (45), anak korban dibincangi Tribunsumsel.com di lokasi kejadian, Kamis (1/8/2019).
Korban bernama Siti Aya, wanita berusia 80 tahun itu tinggal sendirian di rumahnya yang terbuat dari kayu tersebut.
Sementara suaminya sudah meninggal dunia sejak lama, dan anak-anaknya sudah mempunyai rumah sendiri, namun berada tidak jauh dari rumahnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena saat kejadian korban sedang tidak ada di rumah, tapi pergi ke warung untuk membeli sesuatu.
• Spesialis Pencuri Rumah Warga di Lubuklinggau Ini Beraksi dengan Berpura-pura Jadi Hantu Pocong
• Warga Batam Selundupkan Sabu ke Palembang Disimpan dalam Anus, Petugas BNNP Lakukan Rontgen
• Mau Melerai Keributan, Pemuda di Palembang Ini Justru Dikeroyok Dua Emak-Emak dan Kena Cakar
Tidak diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut, termasuk pemilik rumah dan warga setempat juga tidak mengetahui dari mana api berasal.
Selang beberapa jam setelah kejadian, korban mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Muratara, melalui Dinas Sosial.
Korban menerima bantuan seperti perlengkapan dapur, perlengkapan keluarga, makanan cepat saji, dan lain-lain.
"Pemkab Muratara prihatin dengan musibah ini. Kedatangan kami ke sini untuk memberikan semangat kepada ahli musibah. Kami juga ada sedikit bantuan," kata perwakilan Dinas Sosial Muratara, Rizal Tristo.
Walaupun bantuan yang diberikan tidak begitu besar, namun setidaknya bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang ditimpa musibah.
Ia menghimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan berhati-hati terhadap berbagai ancaman kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini.
"Sebab musibah kebakaran ini bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja. Maka kita harus tetap berhati-hati," himbaunya.