Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Beredar Video, FX Ong Sempat Rayakan Ulang Tahun

BEREDAR video dari mendiang Fransiskus Xaverius (FX) Ong bersama teman-temannya di jejaring media sosial membuat heboh.

Editor: Bejoroy
Istimewa
Fransiskus Xaverius Ong (45) bersama istri dan kedua anaknya terlihat harmonis, dalam foto pribadi milik Ong di akun media sosial korban. 

Disinggung mengenai pesan mendiang di grup Whats App yang tersebar, dia membenarkan bahwa itu memang pesan dari mendiang.

"Ya dia nulis Maafkan aku... teman-teman... Kenanglah kebaikanku saja Jangan membicarakan kejelekanku ... Jalan kasih masih panjang," ujarnya mengucapkan pesan dari mendiang FX ong di grup Whats App SMAnya.

"Pas dia bilang gitu sekira pukul 02.48. Terus dibalas teman-teman di grup. Atin juga balas saat itu. Ya saya ngeri dengan kata- kata yang dia kirim itu," ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama, beberapa teman dari mendiang Fransiskus Xaverius Ong (FX Ong) atau yang biasa dipanggil temannya Amat dan mendiang Margaretha terlihat berkumpul di depan rumah duka RS RK Charitas Palembang.

Teman-teman mendiang FX Ong dan Margaretha heboh menceritakan kembali kejadian yang terjadi dua hari lalu, Rabu (24/10).

Ada yang mengatakan tidak percaya temannya, Amat (FX Ong) bisa melakukan perbuatan bunuh diri.

"Dak mungkinlah Amat ini ngelakuke perbuatan bodoh cak ini. Dio tuh orangnya baik, heboh sendiri. Tidak pernah kelihatan sedih sama sekali. Kalau kumpul sama dia pasti heboh," ujar Yuli salah satu teman Amat, Kamis (25/10).

Teman-teman mendiang ini terlihat memakai baju serba hitam dan saling bertukar cerita mengenai FX Ong dan istrinya Margaretha.

Ada temannya yang lain berceloteh kalau pembantunya sempat mengatakan kalau mendiang Margaretha sempat cekcok dengan mendiang FX Ong.

"Dia (FX Ong) itu orangnya tertutup dak pernah cerito masalah pribadi dio," celetuk salah satu temannya dalam bahasa Palembang.

Tak Ada Firasat
Melihat, anak, menantu kedua cucunya meninggal dengan cara tragis. Ibunda mendiang FX Ong yang bernama Yen Yen terlihat sangat kalut.

Wanita paruh baya ini satu persatu memandangi jenazah anak, menantu dan kedua cucunya sembari nangis tersedu-sedu.

Dari awal jenazah sampai hingga jenazah masuk ke rumah duka dengan peti putih dengan lambang Yesus Kristus. Yen Yen tak bisa menahan kesedihannya lagi, air mata seperti tumpah dari kedua matanya.

Tak hanya Yen Yen, sanak saudara apalagi kedua orangtua mendiang Margaretha juga sangat sedih melihat anaknya dan kedua cucunya tewas secara mengenaskan.

Diakui Yen Yen dia tidak punya firasat apapun dan tidak menyangka dengan kejadian ini. "Dak ado firasat apo-apo, kedua cucu aku ini perhatian samo aku. Rafael itu sering hubungi aku nanyo aku lagi apo, obat sudah diminum apo belum dio jugo sering ngabari dio lagi apo," ujarnya singkat dalam bahasa Palembang saat melihat lagi cucu perempuannya yang baru berusia 11 tahun.

Sementara itu, suasana rumah duka terlihat sangat ramai oleh kerabat dekat, teman dari mendiang FX Ong, Margaretha dan teman-teman dari Rafael dan Katty berkumpul menjadi satu di rumah duka. (elm)

====

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved