Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Beredar Video, FX Ong Sempat Rayakan Ulang Tahun

BEREDAR video dari mendiang Fransiskus Xaverius (FX) Ong bersama teman-temannya di jejaring media sosial membuat heboh.

Editor: Bejoroy
Istimewa
Fransiskus Xaverius Ong (45) bersama istri dan kedua anaknya terlihat harmonis, dalam foto pribadi milik Ong di akun media sosial korban. 

SRIPOKU.COM - BEREDAR video dari mendiang Fransiskus Xaverius (FX) Ong bersama teman-temannya di jejaring media sosial membuat heboh.

Pasalnya, sehari sebelum kejadian tewasnya seluruh keluarga mendiang FX Ong dari istri hingga dua anaknya, FX Ong atau yang biasa dipanggil Amat ini sempat mengatakan di video berdurasi 25 detik tersebut seperti memberi tanda kalau dirinya akan pergi selamanya.

Berita Lainnya:
Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Usai Menembak Istri Ong Merokok Sejenak
Cece Lihat WIL di Ponsel Koko, Penyebab Istri Minta Cerai

Di dalam video tersebut dia mengatakan "Halo teman-teman, hari ini tanggal 23 Oktober. Jadi ada Mei Ling hari ini ulang tahun. Ya sudahlah gabung dengan aku sekalian lah. Hari ini kita kumpul belum tahu kapan kita bisa kumpul lagi. Ada Mei Ling, ada Atin, Oy Oy, Ling Ling, Wati, Ando," ujarnya di dalam video tersebut.

Diketahui salah satu temannya yang ada di video tersebut bernama Ando terlihat sedang menunggu di rumah duka RS RK Charitas Palembang membenarkan kalau di video tersebut memang dia, mendiang FX Ong dan teman-temannya yang saat itu makan di Rumah Makan 888 Palembang.

"Iya itu saat Mei Ling ulang tahun, namun sebenarnya kami itu sekalian kumpul, karena Amat (FX Ong) ulang tahun 20 Oktober dan Mei Ling 22 Oktober. Jadi sekalian kumpul saat itu pukul 13.00 ri RM 888, Selasa (23/10/2018)," jelasnya, Kamis (25/10).

Dia juga mengatakan saat itu mendiang FX Ong terlambat datang dengan alasan rumahnya jauh. "Katanya rumah dia jauh di Kenten jadi agak sedikit terlambat," ujarnya.

Mendiang FX Ong, Ando dan teman-temannya itu berasal dari Lubuk Linggau tapi tinggal di Palembang. Saat berkumpul mereka menceritakan banyak hal.

"Mendiang pas kumpul-kumpul waktu itu beri nasihat ke kami katanya jaga kesehetan umur sudah tua. Waktu itu dia cuma ikut kumpul setengah jam saja habis datang ngobrol, buat vlog sebentar terus minum habis itu pergi lagi," jelasnya.

Ando yang merupakan teman semasa kecil mendiang FX Ong ini mengaku kalau dia dan mendiang sudah berteman sejak di SD Xaverius hingga SMA Xaverius Lubuk Linggau. Ini terbukti juga saat ibu dari mendiang FX Ong, Yen Yen dan dirinya bertegur sapa dan terliha mereka sudah lama kenal.

"Dia mata saya, mendiang itu gak ada minusnya. Dia itu awal karirnya buka toko komputer di Dempo sejak 1995. Dia juga pernah jadi teknisi. Orangnya baik banget, selain itu dia supel, peduli sama teman-temannya. Yang pastinya dia itu paling suka ngelucu, humoris orangnya kalau kumpul-kumpul gak ada dia itu berasa kurang asyik," katanya.

Selain itu, Ando juga mengatakan mendiang FX Ong ini memiliki hobi pelihara burung. Burung-burung dari luar negeri ada sekitar empat ekor.

"Minggu kemarin pernah main ke BKB sama teman-temannya yang keturunan Arab. Dia ini orangnya gak pilih kalau berteman," ujarnya.

Saat tahu teman masa kecilnya meninggal dunia dengan cara tragis, Ando yang memiliki usaha warung internet (Warnet) di 19 Ilir ini mengaku hampir pingsan.

"Saya tahu kabar itu sekira pukul 08.30. Ada yang telepon saya saat itu," katanya.

Disinggung mengenai pesan mendiang di grup Whats App yang tersebar, dia membenarkan bahwa itu memang pesan dari mendiang.

"Ya dia nulis Maafkan aku... teman-teman... Kenanglah kebaikanku saja Jangan membicarakan kejelekanku ... Jalan kasih masih panjang," ujarnya mengucapkan pesan dari mendiang FX ong di grup Whats App SMAnya.

"Pas dia bilang gitu sekira pukul 02.48. Terus dibalas teman-teman di grup. Atin juga balas saat itu. Ya saya ngeri dengan kata- kata yang dia kirim itu," ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama, beberapa teman dari mendiang Fransiskus Xaverius Ong (FX Ong) atau yang biasa dipanggil temannya Amat dan mendiang Margaretha terlihat berkumpul di depan rumah duka RS RK Charitas Palembang.

Teman-teman mendiang FX Ong dan Margaretha heboh menceritakan kembali kejadian yang terjadi dua hari lalu, Rabu (24/10).

Ada yang mengatakan tidak percaya temannya, Amat (FX Ong) bisa melakukan perbuatan bunuh diri.

"Dak mungkinlah Amat ini ngelakuke perbuatan bodoh cak ini. Dio tuh orangnya baik, heboh sendiri. Tidak pernah kelihatan sedih sama sekali. Kalau kumpul sama dia pasti heboh," ujar Yuli salah satu teman Amat, Kamis (25/10).

Teman-teman mendiang ini terlihat memakai baju serba hitam dan saling bertukar cerita mengenai FX Ong dan istrinya Margaretha.

Ada temannya yang lain berceloteh kalau pembantunya sempat mengatakan kalau mendiang Margaretha sempat cekcok dengan mendiang FX Ong.

"Dia (FX Ong) itu orangnya tertutup dak pernah cerito masalah pribadi dio," celetuk salah satu temannya dalam bahasa Palembang.

Tak Ada Firasat
Melihat, anak, menantu kedua cucunya meninggal dengan cara tragis. Ibunda mendiang FX Ong yang bernama Yen Yen terlihat sangat kalut.

Wanita paruh baya ini satu persatu memandangi jenazah anak, menantu dan kedua cucunya sembari nangis tersedu-sedu.

Dari awal jenazah sampai hingga jenazah masuk ke rumah duka dengan peti putih dengan lambang Yesus Kristus. Yen Yen tak bisa menahan kesedihannya lagi, air mata seperti tumpah dari kedua matanya.

Tak hanya Yen Yen, sanak saudara apalagi kedua orangtua mendiang Margaretha juga sangat sedih melihat anaknya dan kedua cucunya tewas secara mengenaskan.

Diakui Yen Yen dia tidak punya firasat apapun dan tidak menyangka dengan kejadian ini. "Dak ado firasat apo-apo, kedua cucu aku ini perhatian samo aku. Rafael itu sering hubungi aku nanyo aku lagi apo, obat sudah diminum apo belum dio jugo sering ngabari dio lagi apo," ujarnya singkat dalam bahasa Palembang saat melihat lagi cucu perempuannya yang baru berusia 11 tahun.

Sementara itu, suasana rumah duka terlihat sangat ramai oleh kerabat dekat, teman dari mendiang FX Ong, Margaretha dan teman-teman dari Rafael dan Katty berkumpul menjadi satu di rumah duka. (elm)

====

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved