Sistem Pendidikan Indonesia
Adopsi Sistem Pendidikan Negara-Negara Maju Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN
Kemajuan dan perkembangan sebuah bangsa tidak terlepas dari masalah pendidikanuntuk meningkatkan kualitas pendidikan di negaranya
Di negara berkembang sedikit orang-orang yang memiliki pendidikan cukise social up menjadi guru yang berkompeten dan diperparah kurangnya pelatihan untuk meningkatkan mutu, sehingga kurangnya rasa sosial. Disisi lain, kenyataannya mereka menepati jabatan-jabatan di luar bidang pengajaran dengan gaji dan prestise sosial yang tinggi.
Dari lima besar tingkat dunia negara-negara Asia dengan keunggulan pendidikannya dapat dijadikan cerminan bagi negara-negara berkembang dunia tidak terkecuali Indonesia .
Pendidikan di Indonesia Indonesia merupakan negara besar baik geografis dan jumlah penduduk yang padat, proses pendidikan ada yang dikelola swasta dan publik (Pemerintah) dan disayangkan pendidikan kita hanya mengutamakan teori dan kurang menerapkan pendidikan karakter.
Tenaga Guru di kelas atau di sekolah sekedar mengejar target pembelajaran dan kurang memahami problem yang ada pada jiwa siswa.
Faktor lain karena supervisi di sekolah hanya sebatas dokumen. Kurang mamahami kualitas performance seorang Guru pada aktivitas di sekolah. Laboratorium hanya digunakan seperlunya saja, malah ada yang tidak digunakan sama sekali.
Teman sejawat yang berprestasi dan berwawasan dianggap ancaman. Kalau ada SDM pintar di Indonesia bisa disebut :hilang di tengah jalan" malah sebaliknya, di luar negeri justru mereka jadi rebutan dan kuatnya kurang saling menghargai satu sama lain.
Setiap pergantian kepemimpinan negara setiap itu pula berganti menteri yang urus pendidikan sehingga beda menteri, juga ganti pedoman pendidikan yang digunakan.
Gambaran kondisi sekarang yang terjadi, sistem pendidikan di Indonesia membuat para tenaga pendidik kebingungan dalam menetukan metode pembelajaran.
Pedoman kurikulum yang selalu berubah-berubah membuat dunia pendidikan menuju kebingungan, berdampak pada proses belajar dan mengajar yang tidak efektif lagi.
Bukan kah perubahan kurikulum membutuhkan penyesuaian dengan waktu yang cukup lama dan perlu diujicobakan.
Kita berharap dengan menoleh negara-negara yang memilik sistem pendidikan terbaik dunia secara keseluruhan menjadi langkah untuk
memperbaiki pendidikan di Indonesia.
Perlu adanya sistem pendidikan yang responsif terhadap perubahan dan tuntutan yang ada, baik dari pendidikan dasar, pendidikan menengah dan tinggi.
Perlunya menggunakan sistem pendidikan dan pola kebijakan yang sesuai dengan keadaan di Indonesia secara Real.
Peran penting orangtua dan lingkungan juga menjadi andil terhadap perilaku dan kecerdasan anak.
Pendidikan tidak hanya didapat dari bangku sekolah namun dapat diperoleh dimana saja.
Semoga saja dengan dengan catatan kecil ini, sistem pendidikan di Indonesia dapat mengalami perubahan sehingga berdampak pada pencapaian cita-cita Bangsa Indonesia.
Tercapainya pendidikan yang baik akan meningkatkan penghargaan dari negara-negara lain untuk menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).