Sistem Pendidikan Indonesia
Adopsi Sistem Pendidikan Negara-Negara Maju Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN
Kemajuan dan perkembangan sebuah bangsa tidak terlepas dari masalah pendidikanuntuk meningkatkan kualitas pendidikan di negaranya
Jepang juga sebagai salah satu negara dengan kemajuan teknologi tinggi sehingga struktur pendidikan yang digunakan berbasis teknologi.
Meski demikian mereka sangat menghargai tradisi.
Kualitas masyarakatnya dan kaum perempuannya sangat berwawasan dan pengetahuan yang luas.
Adanya pusat pelatihan profesi guru sehingga kualitas sistem pendidikannya sangat terkontrol dan outputnya cukup banyak lahir Tokoh Besar dalam bidang pengetahuan dan wawasan.
Negara Tentangga Singapura berada pada peringkat ketiga sistem Pendidikan Terbaik Dunia dan bahkan terbaik di Asia Tenggara.
Pendidikan dsar disana menjadi fokus untuk mengembangkan Pendidikan yang kuat dan Maju.
Hongkong --negara yang beru lepas dari pengaruh Inggris, manajemen pendidikannya mengadopsi model Pendidikan Inggris --menjadikan negera Hongkong menuju Pendidikan Terbaik Dunia.
Untuk mewujudkan itu mereka mengaggarkan dana pendidikan yang cukup tinggi dan diperkuat dengan perencanaan kurikulum yang andal mulai dari pendidikan dasar, menengah dan tinggi yang berbasis pada fakta dan dunia kerja.
Dengan perencanaan demikian angkat melek huruf yang mencapai 94% Negara yang juga patut dijadikan acuan percontohan adalah Finlandia.
Sistem pendidikan di Finlandia selalu dalam urutan teratas terbaik dunia berdasarkan hasil Survei internasional 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development.
Namun, setelah dilakukan penelitian terbaru peringkatnya bergeser menjadi ke enam terbaik Dunia.
Pengaruh dan perubahan urutan ini berdampak dari beberapa kebijakan pemerintah setempat.
Dan kebijakan pendidikan di negara-negara berkembang umumnya -- termasuk Indonesia berasal dari warisan kebijakan pendidikan kaum kolonia.
Dikaitkan demikian karena negara-negara berkembang pada saat baru pertama kali merdeka belum sempat membangun kebijakan
pendidikan sendiri.
Kemerdekaan yang dicapai di bidang politik tidak dengan sendirinya diikutkan oleh kemerdekaan khususnya Pendidikan, kurang pentingnya pendidikan untuk memajukan dunia peradapan.

Salah satu persoalan yang klasik --dihadapi negera berkembang karena kurangnya guru yang berkualifaid.