Berita OKU Timur

Harga Jagung Terus Menurun, Petani Jagung di OKU Timur Mulai Resah dan Berharap Harga Bertahan

Harga Jagung di Kabupaten OKU Timur mengalami penurunan sejak dua minggu terakhir menjadi Rp. 4.800 Per kilogram.

Harga Jagung Terus Menurun, Petani Jagung di OKU Timur Mulai Resah dan Berharap Harga Bertahan
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Salah satu petani jagung di wilayah OKU Timur saat melakukan penyemprotan. Harga jagung mengalami penurunan sejak beberapa Minggu terakhir akibat musim panen raya yang sudah bergulir. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Harga Jagung di Kabupaten OKU Timur mengalami penurunan sejak dua minggu terakhir menjadi Rp. 4.800 Per kilogram.

Sebelumnya, harga jagung per kilogram mencapai hingga Rp. 5.600 per kilogram.

Penurunan harga jagung tersebut menurut Sumarno (54) petani jagung asal Kecamatan Jayapura mengatakan, disebabkan oleh musim panen yang mulai berlangsung.

Sejumlah petani saat melakukan pemanenan jagung. Harga jagung naik cukup signifikan sehingga petani bersukaria.
Sejumlah petani saat melakukan pemanenan jagung. (SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA)

Jadi Kernet Bus Bantu Orang Tua, Cerita Ulik Siswa SMAN 4 Sekayu yang Menjadi Korban Kecelakaan

Ketua Bawaslu OKU Timur : Selama Ini Bawaslu Dicecar, Padahal Sebenarnya Itu Tugas Sat Pol PP

Bawaslu Sumsel Rekrutmen Pengawas TPS, Berikut Jadwal dan Syaratnya Serta Honor yang akan Diterima

Aiptu Erwin Alias Wen Nago, Polisi Menyamar Jadi Ibu-ibu untuk Tangkap Copet di Pasar 16 Ilir

Petani jagung di Kecamatan Bunga Mayang resah setiap kali tanaman jagung mulai berbuah akibat serangan hama babi dan monyet.
Petani jagung di Kecamatan Bunga Mayang resah setiap kali tanaman jagung mulai berbuah akibat serangan hama babi dan monyet. (SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA)

Kemungkinan penurunan harga tersebut akan terus terjadi seiring musim panen raya yang diperkirakan akan jatuh sekitar pertengahan bulan Maret mendatang.

"Petani jagung saat ini sangat senang dengan harga jagung yang cukup tinggi. Tahun-tahun sebelumnya harga jagung hanya sekitar Rp. 3 Ribu-Rp.4 Ribu per kilogram.

Dengan kenaikan harga jagung tersebut tentu saja membuat petani bersemangat untuk melakukan penggarapan lahan," katanya.

Menurut Sumarno, dengan tingginya harga jual jagung tersebut membuat petani semakin bersemangat untuk menggarap bahkan membuka lahan baru yang sebelumnya terbengkalai karena harga jagung yang murah.

Warsito dan sejumlah warga lainnya rela tidur di kebun jagung miliknya untuk menjaga dari serangan hewan babi.
Warsito dan sejumlah warga lainnya rela tidur di kebun jagung miliknya untuk menjaga dari serangan hewan babi. (SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA)

Berawal dari Sampah, Cewek Asli Palembang Ini Wakili Indonesia ke Hollywood Amerika Serikat

Cerita Porter Bandara SMB II Palembang Diterapkannya Bagasi Berbayar, Sehari Cuma Dapat Rp10 Ribu

BREAKING NEWS : Berawal Adu Mulut, Seorang Pria Tewas Dibunuh Anak Tirinya

Palembang Kekurangan Pasukan Kuning, Ratusan Ton Sampah tak Terangkut

Hj Febrita Lustia Ketua TP PKK Sumsel dan Hj Fauziah MY saat memanen jagung perdana di Kebun Agrowisata milik PKK Sumsel.
Hj Febrita Lustia Ketua TP PKK Sumsel dan Hj Fauziah MY saat memanen jagung perdana di Kebun Agrowisata milik PKK Sumsel. (SRIPOKU.COM/HUMAS PEMPROV SUMSEL)

Dirinya berharap harga tersebut tidak mengalami penurunan hingga musim panen raya tiba mengingat hukum ekonomi harga selalu anjlok setiap kali musim panen raya tiba.

"Mudah-mudahan harga tetap bertahan. Kasihan kami petani jika selalu dipermainkan harga saat panen raya tiba," katanya.

Sementara Adi petani jagung asal kecamatan Bungamayang, mengatakan harga jual jagung saat ini diwilayah tersebut mencapai hingga Rp. 5.000 per kilogram.

Harga tersebut kata dia sudah mengalami penurunan dari sebelumnya hampir mencapai Rp. 6.000 per kilogram.

===

Penulis: Evan Hendra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved