Berita Ogan Ilir

Penempatan Pasar Indralaya Ogan Ilir Masih Menunggu Hasil Audit BPK

Setelah sempat tertunda akhirnya pasar Indralaya Ogan Ilir ini akan segera ditempati. Namun masih menunggu hasil audit.

Penempatan Pasar Indralaya Ogan Ilir Masih Menunggu Hasil Audit BPK
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Pasar Indralaya selesai direhab dan siap ditempati. Namun masih menunggu hasil audit BPK. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Setelah sekian lama tertunda akan penempatan pasar Indralaya yang terletak di KM 37 Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Indralaya akhirnya akan segera ditempati para pedagang. Namun, untuk penempatan ini masih menunggu hasil audit BPK.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Perumahan dan Kawasanan Permukiman Rakyat, H Yulius Hendri.

Menurutnya, pihaknya menargetkan untuk penempatan pasar tersebut Januari 2019. Namun, karena masih ada tungguan, yakni menunggu hasil audit BPK, jadi tertunda.

"InsyaAllah kalau tidak bulan ini bulan depan baru bisa ditempati. Karena kita masih menunggu hasil audit BPK. Kalau pengerjaanya sudah rampung 100 persen akhir Desember 2018 kemarin," ujarnya Selasa (12/2).

Untuk itu, lagi-lagi pihaknya berharap agar para pedagang sedikit besabar karena hal ini bukan ditunda-tunda oleh pihak Pemkab, melainkan ada sesuatu hal.

Kecamatan Jakabaring Palembang Terbanyak Kedua Kejadian DBD Sejak Januari 2019

Usai Sambangi OKI, Kini Timnas All Star Alex Noerdin Serbu OKU

Sampah Meluber Sampai ke Jalan di Kawasan Masjid Suro Ganggu Pengendara & Pedagang

"Jadi sekali lagi, kami harapkan agar para pedagang bisa sedikit bersabar," tukasnya.

Sementara itu, akhir-akhir ini pedagang pasar Indralaya yang direlokasi di depan Kantor Camat Indralaya atau di lapangan sepakbola Torpedo mengeluhkan akan kondisi jalan didalam pasar yang dipenuhi lumpur.

"Banyak pedagang istirahat sekarang, lihatlah, kios-kios banyak tutup di pasar itu, penyebabnya jalan yang belumpur, karena intensitas hujan sekarang sangat tinggi, hampir setiap hari hujan, jadi banyak pembeli malas ke pasar," tutur Yadi seorang pedagang pasar.

Terpisah anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Kusharyadi Alun sudah mendengar alasan dan keluhan masyarakat tersebut.

Namun, untuk mendesak pihak Pemkab agar pasar Indralaya segara ditempati, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Kalau alasan pak Yulius Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, memang masih menunggu audit BPK. Tapi yang kami sesesalkan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pasar sangat sulit diajak koordinasi, kita telpon tidak pernah direspon, dan ini sangat kami sesalkan," tukasnya.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved