Usai Sambangi OKI, Kini Timnas All Star Alex Noerdin Serbu OKU

Punggawa Timnas All Star baru saja mengakhiri tour di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Rizka Pratiwi Utami
Istimewa
Punggawa Timnas All Star baru saja mengakhiri tour di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG-Punggawa Timnas All Star baru saja mengakhiri tour di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Kini tim besutan dari Nasir Salassa mulai meninggalkan Hotel Dinesti 2 Kota Kayuagung, pukul 13.00.

Khair Rifo dan kawan-kawan meluncur ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Tim tiba di  Hotel Bukit Indah Lestari (BIL) malam harinya.

Pemain langsung diistirahatkan untuk  memulihkan stamina yang terkuras selama perjalanan.

OKU menjadi kabupaten ke-10 yang dikunjungi Timnas All Star dan rombongan.

Sebelumnya, Timnas All Star sudah menyambangi kabupaten/kota Muara Enim, Lahat,  Empatlawang, Pagaralam, Lubuklinggau, Musirawas, Muratara, Palembang mengantikan  Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Dari sembilan kabupaten/kota, Rifo dan kawan-kawan sudah melakoni 16 pertandingan.

Timnas All Star belum terkalahkan sampai sejauh ini.

Misi yang sama diemban tim besutan Nasir Salassa kala harus melawan tim lokal OKU.

Tapi,  dibalik target itu ada misi yang lebih mulia yakni melakukan coaching clinic pada pemain U- 12 dan U-14.

Sebelumnya, coaching panitia pun bakal menggulirkan festival U-12 dan U-14 Alex Noerdin Cup.

“Kabupaten OKU menjadi kota kesepuluh. Bakal kembali dipilih anak terbaik dari festival dan coaching clinic yang dilakukan pemain Timnas All Star,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Alex Noerdin Cup Eddy Sofyan.

Pihaknya datang bersama legenda Timnas ingin memberikan edukasi pada pemain usia dini bagaimana bermain sepakbola yang benar.

Pada pagi hari, digelar festival dan ada juga coaching clinic, sementara sore harinya di gelar pertandingan Timnas All Star melawan tim lokal.

Tujuannya, memperlihatkan pada anak-anak dari Kabupaten OKU dan kabupaten di Sumsel lainnya, cara bermain sepakbola yang benar.

“Kalau coaching clinic pemain U-12 dan U-14 diajari passing, dribbling, shooting dan tekhnik lainnya langsung dari pemain Timnas. Nah, saat pertandingan Timnas All Star melawan tim lokal, anak-anak ini melihat langsung apa yang mereka pelajari pada pagi harinya,” jelasnya.

Sumber:
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved