Berita Palembang

Permintaan Pembuatan Akte Kelahiran Meningkat 3 Kali Lipat. Ternyata Hal Ini yang Jadi Pemicunya

Permintaan Akte kelahiran di Kota Palembang meningkat hingga tiga kali lipat dari biasanya, hal ini lantaran dipicu antusiasme

Permintaan Pembuatan Akte Kelahiran Meningkat 3 Kali Lipat. Ternyata Hal Ini yang Jadi Pemicunya
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Kepala Bidang Pencatatan Akte Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil Kota Palembang, Naro Aswari dijumpai diruang kerjanya. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Permintaan Akte kelahiran di Kota Palembang meningkat hingga tiga kali lipat dari biasanya, hal ini lantaran dipicu antusiasme masyarakat yang membuat Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Bidang Pencatatan Akte Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil Kota Palembang, Naro Aswari mengatakan, kebanyakan masyarakat pemohon akte kelahiran adalah yang usia anaknya sudah memasuki umur syarat KIA namun belum memiliki akte.

Selain itu, ada juga beberapa pemohon yabg membuat ulang karena aktenya hilang.

"Kalau hari-hari biasa kami mengeluarkan rata-rata 300 lembar akte, tapi sejak masyarakat membuat KIA sehari kami bisa mengeluarkan 800 lembar akte kelahiran, jadi meningkatnya sekitar 3 kali lipatnya," ungkap Naro dikonfirmasi Sripoku.com, Selasa (22/1/2019).

Merasa Betah Tinggal di Palembang, Pria Asal India Ini Memutuskan Menjadi Warga Negara Indonesia

Tindak Tegas Truk Kelebihan Muatan Sebagai Penyebab Jalan Rusak, Pemkab Muba Pasang Portal

HD : Jalan Palembang-Betung Itu Jalan Negara, Anggarannya Rp 200 Miliar Untk Perbaikan & Pelebaran

Menurut dia, peningkatan tersebut khusus kebutuhan KIA yang mulai membludak sejak 7 Januari, sebelumnya pembuatan akte kelahiran juga cukup banyak saat musim pendataran CPNS, tetapi tidak sesignifikan saat kebutuhan KIA.

Jumlah peningkatan akta kelahiran tersebut agak di luar dugaan, namun pihaknya tetap memastikan pelayanan permintaan akte kelahiran tetap berjalan lancar, sesuai aturan, dan tidak lama.

"Apalagi semenjak berhembus kabar hoax yang menyatakan kalau lewat tanggal 17 Januari pembuatan KIA harus bayar, jadinya masyarakat nampak ingin cepat-cepat buat akte untuk KIA," ujar Naro.

Minyak Serai Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan, Inilah Beberapa Kegunaannya

HD Ingatkan Jangan Ada Pencemaran Lingkungan

Tony Sucipto Tak Sabar Ingin Berikan yang Terbaik Buat Persija di Babak 32 Besar Piala Indonesia

Naro menjelaskan, sejauh ini pihaknya tidak menemui kendala apapun meski ada bludakan pemohon akte, hanya saja hambatan sering datang dari pemohon itu sendiri.

"Misalnya, waktu memberikan berkas dikira sudah lengkap terus pemohon pulang, kemudian begitu di cek petugas kami ternyata ada yang salah tapi si pemohon tadi sudah pulang. Begitu pemohon datang lagi ternyata akte belum di proses karena berkas ada kesalahan, inilah yang kadang terjadi akibat tidak cermat mengkoreksi," jelas Naro.

Wisata Religi Pura Khayangan Swarna Dwipa. Pengunjung : Suasananya Seperti di Bali

Ladeni 757 Kepri Jaya di 32 Besar Piala Indonesia Persija Jakarta akan Main Serius

Ladeni 757 Kepri Jaya di 32 Besar Piala Indonesia Persija Jakarta akan Main Serius

Pihaknya pun meminta masyarakat yang ingin membuat akte kelahiran betul-betul mengkoreksi teliti semua persayaratan sebelum diserahkan, syaratnya yakni KTP, Kartu Keluarga, buku nikah dan surat keterangan lahir dari bidan, pembuatan gratis serta paling lambat 7 hari selesai.

Dia menambahkan, antusiasme masyarakat yang membuat KIA di Kota Palembang sendiri memang cukup tinggi, setidaknya sudah 5.000 KIA dicetak oleh Disduk Capil Kota Palembang, dan 40.000 berkas pemohon KIA lain masih mengantri sampai pekan ketiga Januari 2019

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved