TOPIK
Musibah Sriwijaya Air
-
Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur bertambah.
-
Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur bertambah.
-
Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT) mengungkap kondisi dan saat-saat terakhir pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sebelum jatuh
-
Tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu telah berlalu sebulan yang lalu
-
dokter forensik yang melakukan identifikasi belum mengetahui siapa jasad yang memakai cicin berwarna emas tersebut.
-
dr Sumy juga menjelaskan kalau menurutnya para korban tak merasakan sakit karena kejadian tabrakannya terjadi sangat cepat.
-
”Ada yang mengatakan pesawat pecah di atas udara. Itu tidak benar. Pesawat secara utuh sampai di air, tidak ada pecah di udara,"
-
(KNKT) memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 lalu tidak pecah di udara.
-
Rupanya, dua putrinya masih merasa Captain Afwan tengah menjalankan tugasnya sebagai pilot dan berharap segera pulang.
-
Bahkan beberapa waktu sebelum peristiwa nahas terjadi, Grislend baru saja mengganti foto profil Facebooknya bersama sang ibunda.
-
Suyanto meninggalkan satu orang istri Sri Wisnuwati dan dua orang anak. Riyanto meninggalkan satu istri, Ernawati dan satu anak.
-
Proses identifikasi korban Sriwijaya Air ini diketahui hanya mengandalkan potongan tubuh yang ditemukan.
-
-Wagiyo (66), ayah dari kakak beradik Suyanto (40) dan Riyanto (32) terpukul dengan kepergian dua anaknya.
-
TIM DVI Polri berhasil mengidentifikasi jenazah Pilot Sriwijaya Air SJ-182 Kapten Afwan, Jumat (29/1/2021).
-
Menurutnya, almarhum merupakan sosok senior yang kerap kali mengingatkan ia maupun rekan kerjanya yang lain untuk sholat.
-
Hingga ajal menjemput di lautan, sejak kecil, bocah ini tak tahu siapa kedua orang tua kandungnya. Ia dibesarkan oleh orang lain.
-
Malam itu, bocah usia 12 tahun ini, terasa berat berpisah dengan Kakak Laki-lakinya, Adit.
-
Dewi meminta waktu sendiri hanya berdua dengan sang suami di atas mobil ambulans bernopol BE2082BR.
-
Ia melihat sejumlah perhiasan yang berhasil diangkut oleh tim penyelam. Di antaranya, cincin, gelang dan kalung.
-
Selain kedua orang tuanya, saudara kandung Irfan bersama anaknya juga ikut menjadi Korban Sriwijaya Air SJ-182 yakni Ratih Windania dan anaknya Yumna
-
Kelima jenazah yang masih ada hubungan kekeluargaan itu pun dimakamkan dalam satu liang lahat di pemakaman Babusalam Batara Indah
-
Jenazah korban tiba di Kota Padang dalam kondisi tersimpan dalam peti kayu yang bertuliskan ANGGA.F.A PMJ/SJ-TP/0038.
-
Jasad penumpang Sriwijaya Air SJ-182, Muhammad Nur Kholifatul Amin berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI)
-
Ada dugaan sistem autothrottle tak berfungsi baik saat pesawat lepas landas sehingga menyebabkan pesawat jatuh.
-
Ketiga anak yang menjadi yatim piatu karena orangtuanya jadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 itu tinggal di Ketapang
-
KNKT sedang menyelidiki, apakah masalah dengan sistem autothrottle berkontribusi pada kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182
-
Yumna Fanisyatuzahra, bocah perempuan berusia tiga tahun pemilik jaket berwarna Pink bergambar Minnie Mouse akhirnya terindentifikasi
-
Vivi istri Rion didampingi putri pertama terlihat masih begitu terpukul, sesekali air matanya menetes sembari menatap layar ponselnya
-
Dua jenazah korban Sriwijaya Air SJ 182 teridentifikasi lewat pencocokkan data DNA antemortem dan postmortem, Jumat (22/1/2021).
-
Sebanyak 19 korban Sriwijaya Air SJ-182 belum teridentifikasi hingga Jumat (22/1/2021). Operasi pencarian pesawat Sriwijaya resmi dihentikan