Berita Muara Enim

Gapura Baru Senilai Rp 395 Juta di Muara Enim Diduga Dirusak

Proyek pembangunan gapura di kawasan Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, yang baru saja rampung dikerjakan dengan dana APBD

Tayang:
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Ardani Zuhri
RUSAK - Gapura baru yang baru selesai dibangun mengalami kerusakan di kawasan Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, Kabupaten Muara Enim, Kamis (8/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Proyek pembangunan gapura di kawasan Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, yang baru saja rampung dikerjakan dengan dana APBD sebesar Rp395 juta, ditemukan dalam kondisi rusak.
  • Insiden perusakan yang terjadi pada bagian dinding gapura saat masa pemeliharaan.
  • Dinas Perkim Kabupaten Muara Enim memerintahkan pihak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan kembali karena pelaku penabrakan belum diketahui identitasnya.

 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM -  Proyek pembangunan gapura di kawasan Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, yang baru saja rampung dikerjakan dengan dana APBD sebesar Rp395 juta, ditemukan dalam kondisi rusak parah akibat diduga dihantam kendaraan oleh orang tidak dikenal (OTD), Kamis (8/1/2026). 

Insiden perusakan yang terjadi pada bagian dinding gapura saat masa pemeliharaan ini memaksa Dinas Perkim Kabupaten Muara Enim memerintahkan pihak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan kembali karena pelaku penabrakan belum diketahui identitasnya.

"Sebenarnya kalau tahu yang siapa yang merusaknya mereka yang harus menggantinya, namun ini kita tidak tahu. Karena ini masih masa pemeliharaan maka kontraktornya yang harus bertanggungjawab memperbaikinya," kata Sekretaris Perkim Kabupaten Muara Enim Ir Febriansyah Putra

Proyek Gapura tersebut dikerjakan oleh CV. Lematang Swastika Karya dengan anggaran dari APBD Muara Enim Tahun 2025 sebesar Rp 395.000.000. 

Adapun penyebab rusaknya gapura tersebut belum diketahui, namun dugaan akibat benturan kendaraan. 

Warga sekitar juga memilih menjawab tidak tau soal kondisi gapura rusak. 

"Kami tidak tahu pasti Pak penyebab rusaknya, namun kerusakan tersebut diperkirakan pada Selasa malam, sebab pada saat kejadian kami sedang tidak di warung," ujar warga setempat 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved