Pintar Kemenag

Alternatif Soal dan Kunci Jawaban Modul 3.7 Cinta Allah dan Rasul-Nya KBC Pelatihan Pintar Kemenag

Berikut ini disajikan Kunci Jawaban Modul 3.7 Cinta Allah dan Rasul-Nya Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Pintar Kemenag
ILUSTRASI PINTAR KEMENAG - Berikut ini Kunci Jawaban Modul 3.7 Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag. 

Ringkasan Berita:
  • Modul 3.7 Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 menekankan pentingnya menghadirkan kesadaran spiritual dalam aktivitas sehari-hari, sehingga setiap tindakan menjadi jalan menuju cinta Allah
  • Guru diarahkan untuk menggeser paradigma pembelajaran dari rasa takut (Jalaliah) menuju rasa syukur dan kasih (Jamaliah), serta menanamkan nilai amanah manusia
  • Dengan demikian, praktik pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada tugas, tetapi juga pada integrasi makna spiritual dalam kehidupan nyata

SRIPOKU.COM - Simak kunci jawaban Modul 3.7 materi Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 dalam Pelatihan Pintar Kemenag yang berfokus pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.

Penyajian kunci jawaban ini bertujuan untuk membantu Bapak/Ibu guru dalam mendalami materi pelatihan serta memahami kaitan antara nilai-nilai spiritual dengan praktik pendidikan di madrasah.

Gunakan artikel ini sebagai referensi untuk mencocokkan hasil evaluasi mandiri setelah Bapak/Ibu menyelesaikan seluruh rangkaian materi pada modul tersebut.

Baca juga: Kunci Jawaban Modul 3.7 Cinta Allah dan Rasul-Nya Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag

1. Seringkali kita menikmati secangkir teh tanpa menyadari proses panjang di baliknya. Apa kekeliruan utama manusia saat berinteraksi dengan fenomena keseharian seperti meminum teh? 

A Kurangnya penghargaan terhadap petani yang menanam benih teh tersebut 

B Ketidakmampuan manusia dalam merekayasa teknologi pertanian yang lebih efisien 

C Menganggap proses tersebut terjadi secara mekanis tanpa campur tangan Allah 

D Terlalu fokus pada kenikmatan rasa teh sehingga melupakan kesehatan

Jawaban : C

2. Seorang guru ingin mengajarkan tentang kewajiban salat kepada murid-muridnya dengan pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Manakah langkah yang paling tepat untuk menggeser paradigma dari sisi Jalaliah ke sisi Jamaliah Allah? 

A Menjelaskan bahwa salat adalah bentuk syukur dan sarana berkomunikasi dengan Allah yang Maha Pengasih 

B Menceritakan kehebatan Allah dalam menciptakan alam semesta agar murid merasa takut dan tunduk 

C Menekankan bahwa meninggalkan salat akan berakibat pada siksaan api neraka yang sangat pedih 

D Memberikan poin pelanggaran bagi setiap murid yang terlambat melaksanakan salat berjamaah

Jawaban : A

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved