Pintar Kemenag

Jalaliyah dan Jamaliyah Adalah Dua Sisi Sifat Allah yang Saling Melengkapi, Jawaban Modul 3.7

Dalam konteks Cinta Allah, sintesa terhadap hal ini dapat dipahami bahwa... 

Ilustrasi AI
JAWABAN MODUL 3.7 - Ilustrasi. Jalaliyah dan Jamaliyah Adalah Dua Sisi Sifat Allah yang Saling Melengkapi, Jawaban Modul 3.7 

SRIPOKU.COM - Simak kunci jawaban Modul 3.7 materi Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 dalam Pelatihan Pintar Kemenag yang berfokus pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.

Penyajian kunci jawaban ini bertujuan untuk membantu Bapak/Ibu guru dalam mendalami materi pelatihan serta memahami kaitan antara nilai-nilai spiritual dengan praktik pendidikan di madrasah.

Gunakan artikel ini sebagai referensi untuk mencocokkan hasil evaluasi mandiri setelah Bapak/Ibu menyelesaikan seluruh rangkaian materi pada modul tersebut.

Baca juga: Nabi Muhammad SAW Sering Disebut Nabiyyurrahmah yang Membawa Ajaran Rahmatan Lil Alamin, Modul 3.7

9. Jalaliyah dan jamaliyah adalah dua sisi sifat Allah yang saling melengkapi. Dalam konteks Cinta Allah, sintesa terhadap hal ini dapat dipahami bahwa... 

A Keduanya menunjukkan kesempurnaan sifat Allah 

B Jamaliyah menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan cinta tanpa menghilangkan kesadaran akan jalaliyah 

C Keseimbangan keduanya membangun pemahaman yang komprehensif 

D Jalaliyah membentuk rasa takut, jamaliyah membentuk harapan

Jawaban : B

Pembahasan:

Konsep jalaliyah (sifat keagungan/kemahaperkasaan Allah) dan jamaliyah (sifat keindahan/kasih sayang Allah) memang selalu dipahami sebagai dua sisi yang saling melengkapi.

Namun dalam konteks Cinta Allah, titik tekannya bukan sekadar memahami dua sifat itu (seperti opsi A atau C), atau membedakan efeknya saja (opsi D), melainkan bagaimana manusia membangun hubungan emosional dengan Allah.

Di sinilah sintesisnya muncul:

Jamaliyah (kasih sayang, rahmat, kelembutan Allah) menjadi pintu awal yang paling mudah dirasakan manusia untuk menumbuhkan cinta kepada-Nya.

Dari rasa cinta itu, manusia kemudian tetap menyadari jalaliyah, yaitu keagungan dan kekuasaan Allah, sehingga tidak sampai meremehkan atau lalai.

Jadi, cinta kepada Allah tidak berdiri sendiri tanpa rasa hormat dan kesadaran akan kebesaran-Nya.

Ada keseimbangan, tetapi dimulai dari pendekatan kasih sayang (jamaliyah) agar cinta itu tumbuh secara tulus.

Jawaban yang tepat: B. Jamaliyah menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan cinta tanpa menghilangkan kesadaran akan jalaliyah.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved