Pintar Kemenag

Keseluruhan Rangkaian Tea Ceremony Tersebut Paling Tepat Dikategorikan Sebagai Metode, Modul 3.7

Keseluruhan rangkaian tea ceremony tersebut paling tepat dikategorikan sebagai metode pembelajaran…

Ilustrasi AI
JAWABAN MODUL 3.7 - Ilustrasi. Keseluruhan Rangkaian Tea Ceremony Tersebut Paling Tepat Dikategorikan Sebagai Metode Pembelajaran 

SRIPOKU.COM - Simak kunci jawaban Modul 3.7 materi Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 dalam Pelatihan Pintar Kemenag yang berfokus pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.

Penyajian kunci jawaban ini bertujuan untuk membantu Bapak/Ibu guru dalam mendalami materi pelatihan serta memahami kaitan antara nilai-nilai spiritual dengan praktik pendidikan di madrasah.

Gunakan artikel ini sebagai referensi untuk mencocokkan hasil evaluasi mandiri setelah Bapak/Ibu menyelesaikan seluruh rangkaian materi pada modul tersebut.

Baca juga: Madrasah Merancang Program Penanaman Pohon Sebagai Bagian Dari Penguatan Karakter Murid, Modul 3.7

3. Keseluruhan rangkaian tea ceremony tersebut paling tepat dikategorikan sebagai metode pembelajaran…

A. Eksperimen ilmiah berbasis observasi langsung

B. Reflektif-eksperiensial yang mengintegrasikan kognitif dan afektif

C. Demonstratif berbasis keterampilan teknis penyajian minuman

D.Ekspositori berbasis ceramah naratif

Jawaban : B

Pembahasan Jawaban:

Rangkaian tea ceremony tidak sekadar aktivitas praktik biasa, tetapi mengandung pengalaman langsung yang melibatkan perasaan, kesadaran, dan pemaknaan nilai.

Dalam proses ini, peserta didik tidak hanya belajar secara kognitif (pengetahuan tentang prosedur atau makna), tetapi juga secara afektif (sikap, rasa, dan penghayatan).

Metode reflektif-eksperiensial menekankan pengalaman nyata yang kemudian diolah melalui refleksi, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam. Inilah yang sejalan dengan pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta, di mana pembelajaran harus menyentuh hati, bukan hanya pikiran.

Sementara itu:

Opsi A hanya menekankan aspek observasi ilmiah, kurang menyentuh nilai reflektif.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved