Pintar Kemenag
Kunci Jawaban Modul 7.6 Cinta Tanah Air Bagian 6 Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag
Berikut ini disajikan Kunci Jawaban Modul 7.6 Cinta Tanah Air Bagian 6 Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Modul 7.6 Cinta Tanah Air menekankan integrasi nilai kebangsaan dengan syariat dan kearifan lokal untuk menumbuhkan nasionalisme yang berlandaskan iman
- Pembelajaran diarahkan agar siswa memahami cinta tanah air melalui narasi sejarah yang menyentuh hati dan keteladanan tokoh bangsa
- Materi ini juga mengajarkan moderasi budaya dan sikap bijak dalam memisahkan ranah politik dari kemanusiaan demi menjaga persatuan bangsa
SRIPOKU.COM - Simak kunci jawaban Modul 7.6 materi Cinta Tanah Air Bagian 6 dalam Pelatihan Pintar Kemenag yang mengulas integrasi nilai-nilai kebangsaan dengan syariat dan kearifan lokal.
Penyajian jawaban ini bertujuan untuk membantu Bapak/Ibu guru memahami bagaimana menanamkan nasionalisme melalui pendekatan afektif, narasi sejarah yang menyentuh hati, serta keteladanan dari tokoh bangsa.
Gunakan artikel ini sebagai referensi untuk mengevaluasi pemahaman mandiri mengenai konsep moderasi budaya, semangat cinta tanah air di era global, dan cara memisahkan ranah politik dari kemanusiaan secara bijak.
Baca juga: Kunci Jawaban Modul 6.15 Beda is not Bad Bagian 5 Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag
1. Kenduri / selamatan dalam upacara adat yang banyak berkembang di berbagai suku di Indonesi sering mempraktikkan doa tidak kepada Allah S.W.T. Salah satu strategi untuk mempertahankan budaya agar tetap tumbuh tetapi tidak bertentangan dengan syari’at adalah… .
A. memperkenalkan kenduri kepada siswa di sekolah/madrasah
B. Mempraktikkan kenduri di lingkungan pesantren
C. mengganti bahasa dalam kenduri dengan bahasa nasional
D. mengubah doa agar sesuai syari'at
Jawaban : D
2. Seorang siswa bernama Andi sering menunda tugas dengan alasan “nanti juga bisa selesai semalam.” Ia terinspirasi dari berbagai cerita yang sering ia dengar sejak kecil, seperti kisah tokoh yang mampu menyelesaikan pekerjaan besar dalam waktu singkat. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut terbawa hingga ia kuliah dan mulai berdampak pada kualitas pekerjaannya. Dalam refleksi diri, ia menyadari bahwa cerita-cerita tersebut membentuk cara berpikirnya tentang usaha dan waktu.
A. Lingkungan pertemanan lebih berpengaruh daripada cerita
B. Narasi yang berulang dapat membentuk mindset dan kebiasaan
C. Kebiasaan menunda hanya dipengaruhi oleh faktor kemalasan
D. Cerita tidak memiliki hubungan dengan perilaku nyata seseorang
Jawaban : B
| Kunci Jawaban Modul 6.15 Beda is not Bad Bagian 5 Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Kunci Jawaban Modul 4.5 Cinta Alam Bagian 5 Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Kunci Jawaban Modul 4.4 Cinta Ilmu Bagian 4 Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Kunci Jawaban Modul 3.7 Cinta Allah dan Rasul-Nya Kurikulum Berbasis Cinta, Pelatihan Pintar Kemenag |
|
|---|
| Pelatihan Pintar Kemenag Tema Kurikulum Berbasis Cinta Pendaftaran 6 April, Pelaksanaan 9 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Modul-76-Cinta-Tanah-Air-Bagian-6-KBC.jpg)