Breaking News

Berita Palembang

Komisi I DPRD Sumsel Belum Jadwalkan Fit and Proper Test 21 Calon Komisioner KPID

Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga saat ini belum menetapkan jadwal pasti pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan

Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Arief Basuki
FOTO BERSAMA - Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel M Anwar Syadat (kiri) didampingi anggota lainnya Aziz Ari Saputra, Rabu (25/2/2026). Komisi I belum menjadwalkan uji kelayakan calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) provinsi Sumsel. 

Ringkasan Berita:
  • Komisi I DPRD Sumsel belum menjadwalkan fit and proper test terhadap 21 calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel
  • Komisi I akan mendengarkan secara langsung dari Timsel calon KPID Sumsel nantinya, bukan hanya berpatokan pada surat saja.
  • Nantinya setiap keputusan Komisi I akan dirapatkan bersama terlebih dahulu, dan masih menunggu arahan ketua terkait teknis, juklak, dan sebagainya untuk mekanisme fit and proper test oleh Komisi I.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga saat ini belum menetapkan jadwal pasti pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 21 calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel periode 2025–2028.

Belumnya jadwal uji kelayakan tersebut disebabkan oleh padatnya agenda internal dewan, termasuk kegiatan Panitia Khusus (Pansus) dan rapat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel, M. Anwar Syadat, mengonfirmasi pihaknya telah menerima surat resmi dari Tim Seleksi (Timsel) mengenai daftar 21 nama yang lolos tahap awal.

"Mereka (Panitia Seleksi KPID Sumsel) baru menyampaikan surat ke Ketua DPRD Sumsel, diteruskan ke Komisi I, bahwa Timsel sudah menyelesaikan tugasnya menyeleksi 21 nama untuk diseleksi di DPRD, dan nama-namanya telah dipublikasikan," kata dia, Rabu (25/2/2026).

Namun, pihaknya belum menindaklanjuti jadwal uji kelayakan tersebut karena masih fokus pada kegiatan Pansus yang sedang berjalan dan rapat koordinasi dengan OPD.

"Jadi, kami belum menindaklanjuti (jadwal fit and proper test) karena masih fokus pada beberapa hal termasuk rapat OPD," jelasnya.

Ditambahkan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, pihaknya akan mendengarkan secara langsung dari Timsel calon KPID Sumsel nantinya, bukan hanya berpatokan pada surat saja.

"Rencana Sabtu nanti mendengarkan paparan dari Timsel supaya lebih sempurna. Jangan hanya baca surat selesai, tetapi kami ingin lebih tahu lebih detail terkait dengan hasil seleksi 21 nama yang ada," tuturnya.

Ditambahkan Syadat, nantinya setiap keputusan Komisi I akan dirapatkan bersama terlebih dahulu, dan masih menunggu arahan ketua terkait teknis, juklak, dan sebagainya untuk mekanisme fit and proper test oleh Komisi I.

"Pastinya, harapan kita yang terpilih nanti memang orang-orang yang membidanginya, menguasai, serta menjadi representasi KPID sebenarnya," tandas Anwar Syadat.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRD Sumsel Taufik Abdullah memastikan tidak ada calon titipan komisioner KPID Sumsel yang akan menjalani fit and proper test nanti.

Ia menegaskan yang terpilih nanti adalah yang terbaik dan memang profesional di bidangnya.

"Kita berharap yang terpilih nanti mungkin profesional yang mengerti di bidangnyalah. Kalau titipan memang tidak adalah untuk dititipkan, tetapi memang profesional," kata Sekretaris Komisi I DPRD Sumsel, Taufik Abdullah.

Diterangkan politisi Partai Gerindra ini, dirinya memastikan tidak ada titipan karena di Komisi I tersebut terdiri dari beberapa fraksi yang ada, sehingga tidak mungkin semuanya satu suara.

"Karena tidak mungkin dari fraksi partai yang berbeda-beda, jadi mudah-mudahan nanti kita dapat orang-orang yang profesional," bebernya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved