Berita Palembang
Banjir Setinggi Perut Orang Dewasa Rendam Kawasan Sukabangun Palembang, Warga Terpaksa Mengungsi
Sukabangun Palembang Banjir 1 Meter! Lansia terpaksa ngungsi ke rumah yang lebih tinggi. Barang hanyut, warga desak solusi dari Walikota & Gubernur.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Odi Aria
Ringkasan Berita:
- Hujan deras sejak Rabu malam menyebabkan banjir parah di Palembang, terutama di Sukabangun dengan ketinggian air mencapai 1 meter
- Arus deras menghanyutkan barang warga dan memaksa lansia serta keluarga mengungsi ke rumah panggung yang lebih tinggi
- Kondisi darurat ini memicu tagar "Palembang Darurat Banjir" dan desakan agar pemerintah segera menindaklanjuti masalah drainase serta memberi bantuan evakuasi
SRIPOKU.COM - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Palembang sejak Rabu (22/04/2026) hingga Kamis pagi mengakibatkan lumpuhnya sejumlah kawasan.
Salah satu titik terparah dilaporkan berada di wilayah Sukabangun, di mana ketinggian air mencapai perut orang dewasa atau sekitar 1 meter.
Kondisi memprihatinkan ini menjadi sorotan setelah unggahan akun Instagram @oypalembang pada Kamis (23/04) viral di jagat maya.
Video tersebut memperlihatkan suasana mencekam saat air mulai masuk dan merendam pemukiman padat penduduk.
Baca juga: Curhat Pilu Emak-emak di Sukabangun 2 Palembang Rumah Terendam Banjir, Kulkas dan Ranjang Mengambang
Barang Hanyut dan Warga Mengungsi
Banjir kali ini bukan sekadar genangan biasa. Di kawasan Jalan Lintas Barat, Lorong Serumpun, Sukabangun, arus air dilaporkan cukup kuat hingga menghanyutkan perabotan rumah tangga milik warga yang tak sempat diselamatkan.
Dalam video yang beredar, terlihat suasana haru saat warga termasuk para lansia terpaksa dievakuasi ke rumah tetangga yang posisinya lebih tinggi.
Rumah-rumah warga yang memiliki lantai lebih tinggi kini menjadi tempat pengungsian sementara bagi mereka yang rumahnya terendam total.
"Di Sukabangun banjir se-perut min, di Jl Lintas Barat Lrg Serumpun. Banyak barang yang hanyut, orang-orang tua kedinginan semua. Tolong min viralin, siapa tahu bisa lihat kondisi yang prihatin ini sama orang tua kami," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Desakan kepada Pemerintah
Kondisi ini memicu reaksi keras dari masyarakat Kota Palembang. Kolom komentar unggahan tersebut ramai dengan keluhan serupa dari titik lain di kota ini.
Sebagian besar warga menilai bahwa Palembang kini berada dalam status "Darurat Banjir".
Masyarakat mendesak adanya solusi jangka panjang, bukan sekadar bantuan pasca-bencana.
Harapan besar ditujukan kepada jajaran Pemerintah Kota (Walikota Palembang) maupun Pemerintah Provinsi (Gubernur Sumsel) untuk turun langsung ke lapangan dan membereskan masalah drainase yang kian akut.
Waspada Hujan Susulan
Hingga berita ini diturunkan, cuaca di sebagian wilayah Palembang masih terpantau mendung.
Warga di daerah rawan banjir diimbau untuk tetap waspada dan mengamankan barang-barang elektronik serta dokumen berharga jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Bagi warga yang membutuhkan bantuan evakuasi atau logistik darurat, diharapkan segera menghubungi pihak RT/RW atau pihak berwenang terkait.
| 3 Jagoan 'Bayar Setelah Laku' Lolos Penjara Seumur Hidup di Palembang, Dikendalikan Napi Pekanbaru |
|
|---|
| Curhat Pilu Emak-emak di Sukabangun 2 Palembang Rumah Terendam Banjir, Kulkas dan Ranjang Mengambang |
|
|---|
| Lurah Sukajaya Pastikan Pemakaman Warga Kurang Mampu Berjalan Lancar |
|
|---|
| Sopir Tangki Kepergok 'Kencing', Gudang BBM Ilegal di Jalan Lintas Lubuklinggau–Sarolangun Digrebek |
|
|---|
| Tampang Dua Begal Sadis Kerap Beraksi di Palembang Ditangkap Ipda Popay Cs, Sudah Beraksi di 10 TKP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Banjir-di-Sukabangun-Setinggi-Perut-Orang-Dewasa.jpg)