Kasus Campak Meningkat, Seorang Dokter di Palembang Rela Divaksin Dua Kali
Kasus campak di Indonesia meningkat, sejumlah tenaga kesehatan di Sumatera Selatan mulai menjalani vaksin.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Linda Trisnawati
KASUS CAMPAK - Suasana vaksinasi campak di RSMH Palembang, Jumat (10/4/2026). Kebijakan ini diterapkan menyusul meningkatnya kasus campak di Indonesia.
"Jika tenaga kesehatan terpapar, tentu akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, ini merupakan langkah cepat untuk melindungi tenaga kesehatan dan masyarakat luas,” katanya.
Menurutnya, imunisasi ini ditargetkan menjangkau sekitar 5.800 tenaga kesehatan di Sumatera Selatan.
Pencanangan dimulai di RSUP Mohammad Hoesin Palembang sebelum diperluas ke rumah sakit lainnya.
Adapun ketentuan pemberian imunisasi MR antara lain tenaga kesehatan yang telah menerima dua dosis vaksin campak tidak perlu divaksin ulang.
Sedangkan yang baru menerima satu dosis akan diberikan tambahan satu dosis dan yang belum pernah divaksin akan diberikan dua dosis dengan interval minimal 28 hari.
Baca Juga
| Prabumulih Masuk Peringkat 4 Kasus Campak di Sumsel, Dinkes Gencarkan Imunisasi Balita |
|
|---|
| Lima Warga Banyuasin Positif Campak, Dinkes Gencarkan Imunisasi Massal dan Pemetaan Wilayah |
|
|---|
| Empat Daerah di Sumsel Masuk Kategori KLB Campak, Muara Enim Tak Masuk Tapi Ada 77 Suspek |
|
|---|
| Kasus Campak di Sumsel Meningkat Drastis, Selama Tiga Bulan Terjadi 1.427 Kasus |
|
|---|
| Kasus Campak di Sumsel Meningkat, Sepanjang 2026 ada 1.082 Kasus Suspek dengan 184 Kasus positif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/vaksincampakpalembang.jpg)