Berita kesehatan
Fakta dan Mitos Seputar Puasa Bagi Ibu Hamil yang Wajib Diketahui
dr Rizwan dari RS Az-Zahra Palembang mengatakan ibu hamil boleh berpuasa asal kondisi fisik dan mental sehat, tapi boleh dibatalkan jika dehidrasi.
Penulis: Hartati | Editor: tarso romli
"Justru banyak beredar di masyarakat bahwa trimester ketiga yang jangan puasa karena kondisi ibu hamil sulit sebab janin sudah besar, padahal faktanya trimester pertama yang paling rentan," katanya.
Trimester ketiga pembentukan organ janin sudah sempurna hingga usai kandungan 27 minggu, sehingga 27 ke atas tinggal menambah berat badan janin saja yang dijaga jangan sampai terlalu kecil atau terlalu besar.
Harus cukup minum 8 gelas per hari
dr Riswan menambahkan, pada dasarnya puasa hanya mengubah waktu makan, bukan mengurangi asupan gizi.
Pola makan tetap dapat diatur dengan baik saat sahur dan berbuka. Bahkan, puasa dapat membantu ibu hamil lebih terkontrol dalam memilih makanan dan mengurangi kebiasaan jajan sembarangan.
Dari yang sebelumnya makan tiga kali sehari, saat puasa menjadi dua kali dengan pengaturan gizi yang tetap seimbang.
dr Riswan menambahkan, ibu hamil yang berpuasa tetap wajib memenuhi kebutuhan gizi dan cairan harian.
Asupan energi minimal yang dianjurkan sekitar 200-300 kkal per hari, disertai konsumsi air putih delapan gelas per hari.
Pola minum dapat diatur dengan pembagian dua gelas saat berbuka, dua gelas saat sahur, dan empat gelas di antara waktu berbuka hingga sahur.
Namun, dua gelas tersebut bukan diminum sekaligus, melainkan dicicil secara bertahap agar tubuh dapat menyerap cairan dengan baik.
Ia mengingatkan agar ibu hamil tidak sampai mengalami dehidrasi, karena kondisi tersebut dapat memicu kontraksi dan membahayakan janin.
Selain itu, ibu hamil disarankan tetap mengonsumsi susu khusus ibu hamil sebanyak dua gelas per hari, masing-masing satu gelas saat berbuka dan satu gelas saat sahur.
Konsumsi vitamin juga tidak boleh terlewat, seperti zat besi untuk mencegah anemia serta vitamin D dan asam folat untuk kesehatan tulang, sesuai anjuran dokter.
"Tidak benar puasa membuat janin kecil, besar atau kecilnya janin itu tergantung dari asupan kalori yang dimakan oleh ibunya, bukan karena puasa," tambahnya.
Ibu hamil harus batalkan puasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Menjadi-narasumber-dr-Rizwan.jpg)