Opini

Peran Vital BPS di Era Digital: Membangun Literasi Statistik

Dunia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan di era digital, yang ditandai dengan membanjirnya informasi dan data statistik di berbagai media.

Editor: tarso romli
handout
Rillando Maranansha Noor, SE,- ASN BPS Kabupaten OKU Timur 

DUNIA saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan di era digital, yang ditandai dengan membanjirnya informasi dan data statistik di berbagai media. Informasi yang bersifat terbuka ini tentu berdampak positif karena mampu menambah wawasan kita, namun semua itu akan menjadi sia-sia bila tidak disertai dengan kemampuan kita dalam memahami, menginterpretasi, dan menganalisis informasi dan data tersebut.

Peran Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi semakin krusial di era digital ini. BPS tidak lagi semata-mata sebagai penyedia data, namun harus mampu menjadi ujung tombak peningkatan literasi statistik di masyarakat. Masyarakat yang setiap harinya dijejali berbagai informasi dan data harus mendapatkan edukasi terkait literasi statistik yang baik, agar tidak menelan mentah-mentah berbagai informasi tersebut.

BPS yang selama ini dikenal sebagai penyedia data statistik, menghadapi tantangan di era digital yang mau tidak mau mengharuskannya bertransformasi untuk mengedukasi dan menjadi jembatan di tengah luapan informasi. Tujuannya adalah agar masyarakat mampu memanfaatkan informasi dan data tersebut secara optimal.

Pemberdayaan masyarakat di era digital yang sarat akan informasi ini harus dimulai dengan literasi statistik yang baik. Literasi statistik mencakup pemahaman konsep statistik, kemampuan membaca dan menginterpretasikan data, dan kesadaran akan pentingnya data dalam pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan.

Salah satu bentuk peran BPS dalam mengedukasi masyarakat terkait literasi statistik adalah dengan melakukan transformasi penyajian data yang lebih interaktif dan mudah diakses. Berbagai inovasi penyajian data telah dilakukan BPS, dan platform situs web pun semakin ramah pengguna. Hal ini sebagai wujud komitmen BPS untuk membuat data statistik lebih mudah dipahami oleh berbagai kalangan. BPS harus mampu menegaskan bahwa statistik kini bukan lagi momok yang dianggap rumit dan eksklusif.

Era digital juga ditandai dengan kehadiran media sosial yang semakin menjamur. Jutaan masyarakat telah menjadi pengguna media sosial sebagai wadah aktualisasi dan ekspresi diri. BPS pun memanfaatkan peluang tersebut dengan aktif di media sosial sebagai wadah edukasi literasi statistik. Konten-konten terkait kegiatan BPS, penjelasan sederhana tentang konsep statistik, konten video yang mengadaptasi hal-hal kekinian yang sedang viral namun tetap informatif, serta penyajian data melalui infografis dan videografis yang menarik, selalu menghiasi media sosial BPS untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi dan media sosial. Langkah ini diambil untuk mendekatkan statistik dengan masyarakat dan menumbuhkan minat untuk memahaminya lebih dalam.

BPS juga semakin giat memperkenalkan statistik kepada kalangan muda, mulai dari kegiatan statistik goes to school, statistik goes to campus, serta pojok statistik yang sekarang menjadi salah satu andalan BPS untuk mengedukasi mahasiswa terkait literasi statistik. Pojok statistik sendiri merupakan kolaborasi BPS dan perguruan tinggi untuk meningkatkan literasi statistik. Keberadaan pojok statistik virtual menjadi tempat yang menarik untuk belajar statistik, dengan berbagai layanan seperti videografis, infografis, ruang literasi, edukasi statistik, dan lain-lain. Edukasi statistik umumnya berupa webinar atau kelas statistik yang dilaksanakan secara daring, membahas berbagai permodelan analisis, penggalian data dari kegiatan sensus atau survei yang diselenggarakan BPS, dan berbagai materi edukasi statistik lainnya.

BPS tidak hanya masuk ke lingkungan kampus dengan para calon akademisinya, tetapi juga masuk ke pelosok desa dalam memberikan literasi statistik melalui program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik. Desa Cantik merupakan program BPS untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam mengelola data. Tujuan Desa Cantik adalah untuk meningkatkan literasi dan pemahaman statistik di tingkat desa. Program ini diharapkan memberikan manfaat bagi desa berupa perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

BPS memiliki peran vital di era digital, yaitu membangun literasi statistik di masyarakat. Literasi statistik menjadi penting karena akan menghadirkan pemahaman yang baik untuk mengevaluasi informasi yang ada secara kritis. Dengan demikian, kita dapat menganalisis data (baik grafik, tabel, maupun ringkasan statistik), memahami konsep statistik sederhana, mengidentifikasi potensi bias dari suatu informasi, terhindar dari kesalahan membaca data atau interpretasi informasi, serta terhindar dari manipulasi data. Literasi statistik akan mampu menjadi perisai yang melindungi kita dari disinformasi atau berita palsu (hoaks).

Literasi statistik juga membuat kita tepat dalam mengambil keputusan. Keputusan yang diambil akan lebih rasional dan terukur. Tanpa literasi statistik, kita rentan terhadap informasi yang menyesatkan, dan keputusan yang diambil bisa jadi hanya akan berdasarkan intuisi semata, sehingga tidak optimal.

Selain itu, literasi statistik memungkinkan kita untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat, misalnya melalui diskusi terkait isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan karena kita memahaminya berdasarkan data, bukan sekadar opini yang hanya akan berujung pada perdebatan tanpa hasil.

BPS akan terus berperan aktif dalam membangun literasi statistik di masyarakat. Literasi statistik adalah navigasi kita di tengah badai informasi yang terjadi saat ini. Sama halnya dengan data yang dianggap sebagai kekayaan baru bangsa, literasi statistik juga dapat menjadi investasi masa depan untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya guna dalam mengarungi samudra informasi di era digital ini.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved