OTT di Disnakertrans Sumsel

Modus Kadisnakertrans Sumsel Peras Perusahaan, Deliar Marzoeki Ancam tak Keluarkan Sertifikat K3

Modusnya adalah dengan mengancam perusahaan untuk memberikan sejumlah uang agar sertifikat tersebut dapat diterbitkan.

Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Andi Wijaya
Deliar Marzoeki ditetapkan tersangka kasus gratifikasi di Kejati Sumsel, Sabtu (11/1/2024). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan, Deliar Marzoeki semakin terungkap.

Dalam konferensi pers yang digelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang pada Sabtu (11/1/2025), Kajari Palembang, Hutamrin, mengungkapkan modus operandi yang dilakukan oleh Deliar Marzoeki dan staf pribadinya, AL, terkait penerbitan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) untuk perusahaan.

Menurut Hutamrin, Deliar Marzoeki bersama AL diduga melakukan tindakan pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan yang mengajukan permohonan sertifikat K3.

Modusnya adalah dengan mengancam perusahaan untuk memberikan sejumlah uang agar sertifikat tersebut dapat diterbitkan.

Kadisnakertrans bahkan merekomendasikan perusahaan-perusahaan tertentu yang menjadi pihak penilai untuk menilai kelayakan perusahaan agar dapat mendapatkan sertifikat tersebut.

“Deliar Marzuki dan AL mengancam perusahaan untuk menyerahkan sejumlah uang, yang kemudian disalurkan ke rekening pihak penilai atau perusahaan yang ditunjuk untuk sertifikat K3 tersebut,” ungkap Hutamrin.

Setelah uang diterima, pihak Deliar diduga mengalihkan dana tersebut ke rekening lain atas persetujuan kepala dinas.

Pihak kejaksaan mengungkapkan bahwa mereka sedang mengumpulkan bukti-bukti yang lebih lengkap untuk memperkuat dugaan tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan alat bukti, termasuk keterangan saksi dan bukti elektronik, untuk mengungkapkan aliran dana dan sejauh mana keterlibatan pihak lain dalam kasus ini,” tambah Hutamrin.

Penyidik Kejari Palembang juga sedang menelusuri aliran dana yang diduga telah diterima oleh Deliar dan AL, serta menindaklanjuti informasi terkait pengalihan dana yang mencurigakan.

“Kami akan terus mengumpulkan bukti-bukti lain untuk mendukung pembuktian dalam kasus ini,” tegas Hutamrin.

Sementara itu, Deliar Marzoeki yang terlihat lemas dan mengenakan rompi tahanan berwarna pink, enggan banyak berkomentar saat ditanya oleh awak media.

Ia hanya tersenyum dan menjawab bahwa dirinya dalam kondisi sehat, meskipun tampak jelas ia tertekan dengan situasi yang sedang dihadapinya.

Deliar Marzoeki pun sekali kali mengalihkan pandangan dari mata amera awak media. Sambil tersenyum ia pun menjawab dalam keadaaan sehat saat salah awak media.  

"Pak Deliar sehat pak. Ya sehat, " ucap Deliar sambil menundukkan kepalanya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved