Mahasiswi Tewas Dibakar Pacar

Profesi Ortu Mahasiswi UTM yang Tewas Dibakar Pacar Usai Tolak Aborsi Hamil 2 Bulan, Anak Tunggal

Ia menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut berawal dari serangkaian komunikasi antara tersangka dan korban yang dimulai pada Sabtu (30/11/2024) sekitar

Editor: Fadhila Rahma
Kolase/Sripoku.com
Een Jumiati (kiri) dibakar oleh MMA (21) alias Welid (kanan) warga Dusun Besorok, Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu (2/12/2024) malam. 

Hal itu terjadi saat EJ lulus Taman Kanak-kanak (TK). 

EJ yang merupakan anak tunggal pasangan Jainul Musdopi dan Sri Rahayu itu harus pindah dari Tulungagung ke Tanjung Balai Karimun, Karimun, Provinsi Riau.

Menurut Kepala Desa Purworejo, Sudarto, masa kecil EJ hingga SMA dihabiskan ke Tanung Balai Karimun. 

Selepas SMA, EJ lalu mendaftar kuliah. 

"Lulus SMA daftar di Brawijaya sama Trunojoyo, dan diterima yang di Trunojoyo,” ujar Sudarto mewakili pihak keluarga.

Keluarga EJ, belum genap 1 tahun kembali ke Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. 


Ibunya bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Jakarta, sementara ayahnya buruh tani.

Pasangan ini punya cita-cita menguliahkan anaknya hingga lulus sarjana.

Jainul sangat gigih bekerja demi memastikan anaknya tidak kekurangan uang selama kuliah.

Uang hasil kerja serabutan sebagian besar dikirim untuk Een, sisanya untuk keperluan sendiri.

“Misalnya seminggu dia dapat Rp 400.000 atau Rp 500.000, dia hanya ambil Rp 100.000 saja. Sebagian besar langsung dikirim ke anaknya,” ungkap Sudarto.

Tak mau berpangku tangan, di tengah kesibukan kuliah, EJ bekerja paruh waktu di warung kopi Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Mlajah, Kota Bangkalan. 

Bahkan, di hari sebelum dia dibunuh pacarnya, EJ masih bekerja hingga pukul 17.00 WIB. 

Kini, tewasnya EJ membuat pupus cita-cita Jainul Musdopi dan Sri untuk melihat anaknya lulus kuliah.

Kini keluarga hanya berharap tersangka dihukum seberat-beratnya.

Sumber: Surya
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved