Pilkada Sumsel 2024
3 Paslongub Sumsel Tetap Berpeluang, Asalkan Satu Paslon Ini Pendekatan Khusus dan Realistis
Bagindo Togar menyatakan dirinya masih tetap optimis Pilgub Sumsel bakal diikuti 3 pasang itu masih berpeluang.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski sempat mencuat wacana bakal adanya dominasi satu paslon alias Pilkada Sumsel 2024 bakal melawan kosong, hal ini dibantah pengamat politik Drs Bagindo Togar Butar Butar.
Direktur Eksekutif Forum Demokrasi Sriwijaya ini dengan lantang menyatakan dirinya masih tetap optimis Pilgub Sumsel bakal diikuti 3 pasang itu masih berpeluang.
Menurutnya, tiga paslon melakukan pendekatan lobi-lobi politik yang optimis tapi tetap realistis. Tetap melakukan pendekatan politik dan hitungan kalkulasi politik yang optimis tapi realistis.
"Kita berharap ini diikuti 3 paslongub supaya terkesan Pilgub Sumsel rasa Pilpres. Kenapa ini penting? Supaya tingkat partisipasi tinggi karena Pilgub inilah yang akan membikin Pilwako/Pilbup juga akan meningkat," ungkap Bagindo Togar Butar Butar, Kamis (4/7/2024).
Seperti kemarin Pilpres bikin menguatnya tingkat partisipasi pemilih di Pileg. Karena hari pencopblosannya bersamaan.
"Nah ini kita berharap Pilgub ini jadi triger terhadap Pilwako, Pilbup yang ada di Sumsel," ujar Bagindo.
Kalau Pilgubnya tidak menarik, Bagindo berkeyakinan maka Pilbup dan Pilwakonya juga akan tidak menarik karena bersamaan harinya.
"Maka penting mendorong Pilgub ini harus tetap 3 pasang, tetap menarik, strategi kampanye dan isu-isu yang menarik," ujarnya.
Sebaliknya kalau Pilgubnya tidak menarik, maka pesimis Pilbup, Pilwako akan menarik, dan pesimis pula tingkat partisipasi pemilihnya di Sumsel nanti. Yang tadinya diharapkan bakal tinggi 70 persen akan drop sampai 50 persen.
Dan ini menunjukkan kegagalan Pilkada di Sumsel, ini akan menjadi bukti indikator kegagalan karena tingkat partisipasinya cenderung rendah karena Pilgubnya tidak menarik.
Baca juga: 3 Paslon Masih Berpeluang, Pemilih Rasional Bisa Jadi Penentu Pilkada Palembang 2024
"Saya yakin bukan head to head yang menarik di Pilgub Sumsel nanti, tapi harus 3 paslon. Tiga paslon itu punya basis konstituen yang berbeda, saling berkompetisi. Ini yang bikin menarik," bebernya.
Mantan Ketua IKA Fisip Unsri ini menyebut jika pasangan HDCU (Herman Deru-Cik Ujang) dan MataHati (Mawardi Yahya-Anita Noeringhati) sudah aman.
"Ada hal-hal tertentu penerapan partai plitik residu Pilpres kemarin imbasnya di Pilgub Sumsel 2024 nanti," katanya.
Ia juga memastikan partai-partai politik bagian dari residu Pilpres akan kembali kepada koalisi sebelumnya.
"Tapi dengan catatan ada parpol tertentu yang masih bisa melakukan pendekatan khusus misalnya dengan pendekatan emosional, pendekatan optimis dan realistis," pungkasnya.
Pilgub Sumsel
HDCU
Matahati
Hapal
Gubernur Sumsel
Herman Deru-Cik Ujang
Heri Amalindo-Popo Ali
Mawardi Yahya-Anita
| Pelantikan 17 Kepala Daerah se-Sumsel Digelar 20 Februari 2025, Empat Lawang Lanjut di MK |
|
|---|
| 8 Kepala Daerah di Sumsel Segera Dilantik Usai MK Menolak Gugatan PHPU, Ada Ratu Dewa-Prima Salam |
|
|---|
| Dari 11 Perkara PHPU di Sumsel, Hanya 1 yang Lanjut ke Pembuktian di MK |
|
|---|
| Pelantikan Gubernur Sumsel 20 Februari 2025, Groundbreaking Tanjung Carat Masuk 100 Hari Kerja HDCU |
|
|---|
| Gugatan Pilkada Sumsel Dinilai Sulit Dikabulkan MK, Pengamat Ungkap 3 Faktor Kunci Menentukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hd-my-ha.jpg)