Sosok AKBP Bintoro Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel Nangis Saat Pemakaman 4 Anak Tewas Dibunuh Ayah

Berikut ini sosok AKBP Bintoro selaku polisi yang menangis saat dalam pemakaman 4 anak yang tewas dibunuh ayah di Jagakarsa

Editor: adi kurniawan
Kompas.com/Wasti Samaria Simangunsong
Isak tangis keluarga mengiring pemakaman keempat jenazah anak yang dibunuh oleh ayah kandungnya, yakni VA, SK, RA, dan AK, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Perigi Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Minggu (10/12/2023) sore. 

SRIPOKU.COM -- Berikut ini sosok AKBP Bintoro selaku polisi yang menangis saat dalam pemakaman 4 anak yang tewas dibunuh ayah di Jagakarsa.

Sosok AKBP Bintoro merupakan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Ia dilantik pada Kamis (24/8/2023) lalu.

AKBP Bintoro diketahui menggantikan Kompol Irwandhy Idrus.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro pun turut menangis saat pemakaman 4 anak tersebut.

"Pada sore hari ini kita sama-sama menyaksikan pemakaman 4 orang anak yang gak berdosa," kata Bintoro sembari melap air matanya.


Ia mengatakan Polres Metro Jakarta Selatan menyampaikan rasa bela sungkawa atas meninggalnya 4 anak Devnisa.

"Kami dari Polres Metro Jakarta Selatan turut berduka cita yang sedalamnya atas meninggalnya 4 anak yang gak berdosa ini semoga mereka mendapat surga Allah SWT," katanya.

Bintoro menerangkan dalam waktu dekat polisi akan melakukan tes kejiwaan Panca Darmansyah, ayah dari 4 anak yang tewas di Jagakarsa.

"Dalam waktu dekat kami melakukan kegiatan tes kejiwaan terhadap pelaku inisial P untuk mengetahui sejauh mana peran dan motif yang pelaku lakukan terhadap tindak pidana," kata AKBP Bintoro.

Disisi lain, Devnisa ibu dari 4 anak yang dibunuh oleh ayahnya, Panca tak kuasa menahan tangis saat berada di pemekaman.

Devnisa dengan pilu mengucapkan perpisahan kepada 4 anaknya, VA (6), S (4), A (3), dan As (1) yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Perigi, Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Minggu (10/12/2023).


"Mama Ikhlas nak. Jaga kakak," ucap Devnisa.

Dengan kondisi tangan diperban bekas infus, Devnisa terus memeluk boneka hijau.

Pengakuan Panca

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved