Demi Dongkrak Pendapatan, Kini Luar Stasiun Hingga Tiang LRT Sumsel Bisa Pasangan Iklan Gini Caranya
Untuk mendongkrak pendapatan di luar koor bisnis LRT, pihaknya menawarkan pemanfaatan bagian di dalam dan luar stasiun, untuk ruang beriklan.
Editor:
adi kurniawan
Handout
Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (Sumsel) memperkenalkan maskot LRT Sumsel yang bernama KRISS
Diketahui, tarif LRT masih dipatok senilai Rp 5.000 antar stasiun, dan Rp 10.000 untuk perjalanan dari dan ke Stasiun Bandara SMB II Palembang.
Oleh karena itu, menurut Galih, jika pihaknya bisa menggenjot pendapatan di luar bisnis utama LRT Sumsel maka ada potensi untuk mengurangi subsidi.
"LRT Sumsel masih mendapatkan subsidi senilai Rp 119 miliar dari APBN 2022. Subsidi tersebut digunakan untuk operasional dan perawatan," katanya.