Breaking News:

Buya Menjawab

Sholat Lihurmatil Waqti

Apa yang dimaksud sholat lihurmatil waqti, kapan pelaksanaanya dan apa hukumnya. Tolong penjelasannya.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi Sholat. 

Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
BUYA, apa yang dimaksud sholat lihurmatil waqti, kapan pelaksanaanya dan apa hukumnya. Tolong penjelasannya Buya. Terima kasih.
08527332XXXX

Baca juga: Kapan Batas Akhir Waktu Sholat Isya? Awas Jangan Sampai Salah Ini Perhitungan Pakai Bahasa Alquran

Baca juga: Buya Menjawab: Boleh Sholat Jumat dan Corona Berakhir saat Bintang Tsurayya Terbit Pekan Kedua Juni

Jawaban:
Waa’alaikumussalama.wr.wb.
Sholat lihurmatil waqti adalah sholat Fardhu yang dilakukan di atas kendaraan setelah masuk waktu sholat.

Sholat di atas kendaran seperti kereta api, bus atau pesawat udara mengandung permasalahan; Karena Rasulullah saw. hanya melakukan sholat Sunnah saja di atas kendaraan. Apabila akan melaksanakan sholat fardhu Rasulullah saw. turun dari kendaraan. Ketika kendaraan tidak bisa turun, sedangkan waktu sholat sudah tiba, maka menurut mazhab Syafi'i diwajibkan melaksanakan sholat dengan kondisi seadanya untuk menghormati waktu (lihurmatil waqti) walaupun dengan bertayammum. Dan setelah sampai di tempat tujuan mengulangi melaksanakan sholat yang dilakukan di atas kendaraan (I'aadah).

Tayammum di pesawat terdapat 2 pendapat:
1. Sah tayammum di pesawat bagi yang meyakini ada debu yang menempel di dinding pesawat atau di sandaran kursi.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

2. Tidak sah tayammum di pesawat karena tidak ada debu yang dapat dikatagorikan, صَعِيْدًا طَيِّبًا (SHO’IIDAN Thoyyiba) debu yang jelas wujud dan kebersihannya. Tayammum hanya boleh untuk 1 kali sholat fardlu, sehingga bagi yang sholat jama’ bertayammum 2 kali. Walaupun sebagian fuqoha membolehkan satu kali tayammum untuk beberapa sholat fardlu.

Cara bertayammum di pesawat:
Niat Tayammum: NAWAITU TAYAMMUMA LI ISTIBAAHATI SHSHOLAAH FARDHOLLILLAAHI TA’AALA. "Aku bertayammum untuk membolehkan sholat fardlu karena Allah”.

Setelah itu tepukkan/tempelkan kedua tangan di sandaran kursi pesawat di hadapan kita atau di dinding pesawat, lalu kedua telapak tangan sapukan/usapkan dari rambut (jidat) sampai dagu dari daun telinga sebelah kanan sampai daun telinga sebelah kiri secara merata. Berikutnya tepukkan atau tempelkan pula kedua telapak tangan ke belakang sandaran kursi di hadapan kita (yang belum ditepuk) pada bagian yang lain dan usapkan telapak tangan kiri pada telapak tangan kanan dari ujung jari sampai siku secara merata, dan telapak tangan kanan menyapu tangan kiri dari ujung jari sampai siku secara merata.

Cara berikutnya bertayamum dengan satu kali tepuk/tempelkan kedua tangan pada belakang kursi atau dinding pesawat, lalu kedua tangan disapukan dari ujung rambut (jidat) sampai dagu, kemudian dari daun telinga sebelah kanan sampai telinga sebelah kiri kemudian telapak tangan kiri menyapu telapak tangan kanan dari ujung jari sampai pergelangan tangan dan telapak tangan kanan menyapu tangan kiri dari ujung jari sampai kepergelangan tangan. Usap-usapan tersebut dilakukan secara merata.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved