Breaking News:

Cegah Mafioso di Masa Pandemi

Persepsi publik mengenai wabah covid–19 berdampak kepada merosotnya perekonomian seperti bertolak belakang dengan kondisi pejabat daerah maupun pusat

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
Muhammad Syahri Ramadhan SH.MH. Dosen Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya 

Oleh : Muhammad Syahri Ramadhan SH.MH
Dosen Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya

Sangat menarik informasi yang disampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai kekayaan pejabat penyelenggara negara di masa pandemi mengalami peningkatan.

Merujuk kepada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) satu tahun tera-khir, KPK menyebutkan 70,3 persen pejabat negara mengalami peningkatan jumlah harta ke-kayaannya (tribunsumsel.com, 10/09/2021).

Persepsi publik mengenai wabah covid–19 berdampak kepada merosotnya perekonomian seperti bertolak belakang dengan kondisi pejabat daerah maupun pusat saat ini.

Peningkatan harta kekayaan pejabat penyelenggara negara memang dikategorikan oleh KPK masih dalam tahap wajar.

Asalkan ikhtiar menambah pundi kantong pejabat dilakukan dengan prosedur yang benar, maka hal tersebut sah–sah saja.

Apresiasi tinggi justru harus diberikan kepada para pejabat tersebut yang mampu mempertahankan bahkan meningkatkan eksistensi harta kekayaan dalam situasi sekarang ini.

Di sisi lain, terpancingnya penasaran publik terhadap fenomena tersebut harus dapat dimak-lumi.

Mengingat kondisi keuangan negara mayoritas tertuju kepada penanganan wabah pandemi.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved