Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Mas Menteri Nadiem Makarim Sulit Tidur Saat Pandemi, Berat Lihat Belajar dan Mengajar Terhenti

Nadiem kesulitan melepas lelah di malam hari saat pandemi melanda karena beratnya sebagai menteri pendidikan

Editor: Soegeng Haryadi
Kompas.com
Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim 

Makanya, pak Presiden juga selalu menyebut, adanya penurunan angka ini, kita harus pindah format kepada endemi dimana kita akan hidup dengan virus ini.

Menurut Mas Menteri, apakah para guru dan tenaga pendidik ini perlu dibooster (vaksin ketiga) seperti juga tenaga kesehatan?
Keputusan itu saya serahkan kepada pakarnya yaitu Kementerian Kesehatan, itu bukan keputusan yang saya bisa komentari. Yang pasti kami berjuang untuk guru dan tenaga pendidik agar divaksinasi dan diprioritaskan untuk vaksinasi. Dan itu sudah berhasil berkat bantuan dari Kemenkes dan Satgas Covid.

Indonesia dan India adalah contoh negara dimana Delta varian yang saat ini (banyak menginfeksi) dari semua varian. Walaupun ada varian baru yang belum diidentifikasi bahwa varian tersebut sebagai varian yang penularannya lebih tinggi dari Delta.

Kita harus melihat riset dan selalu waspada. Indonesia sudah melalui itu, terutama di kota-kota besar. Jadinya Insyaallah kalau kita melihat India kota-kota besarnya sudah kembali normal, lumayan normal. Tentunya masih memakai masker. Jadi, varian Delta yang sudah menyebar dan juga sudah (dilakukan) vaksinasi.

Kalau ada yang terkena infeksi, sesuai dengan SKB 4 menteri sekolah itu ditutup selama 7 hari. Sampai aman lagi baru boleh buka lagi. Jadi harapan kami di Kemendikbudristek, sekolah itu secara umum dibuka, kalau ketemu kasus baru ditutup sekolahnya lagi. Tidak dipukul rata. Semua mal dan sektor ekonomi telah dibuka tapi sekolah tidak dimasukkan dalam status yang sama pentingnya.

Buat saya, (pendidikan) adalah sektor yang lebih penting. Harusnya sekolah yang buka duluan sih.
Ujungnya, yang membuat keputusan anak itu sekolah atau tidak, kan orang tua. Aturan kita sudah jelas, anaknya tidak bisa dipaksa, orang tuanya tidak bisa dipaksa. Mereka yang menentukan. Mau PJJ atau PTM terbatas.

Di pemerintahan Presiden Jokowi kali ini sudah ada dua menteri yang berurusan dengan hukum yaitu KPK. Bagaimana menjaga kementerian Mas Menteri tetap aman. Tidak ada anak buah, pejabat termasuk Mas Menteri berurusan dengan KPK?
Cara terbaik menurut saya untuk menghindari interaksi negatif dengan aparat penegak hukum adalah dengan melibatkan mereka dari awal hingga akhir. Irjen kami, dulu itu bekas KPK. Pengalaman dan kompetensi beliau itu luar biasa.

Saat ada project apapun yang berhubungan dengan penganggaran kita selalu diskusi sama BPKP, BPK, dan KPK. Kita gandeng dari awal untuk menjelaskan semua dan 100 persen transparan. Itu mungkin langkah pertama yang kita lakukan.

Kedua, integritas itu harga mati di tim saya. Integritas itu cara saya memilih orang, dari dirjen, eselon II, staf ahli, staf khusus. Level idealisme itu harus sangat tinggi.

Bahkan mungkin sampai saking tingginya integritas di pimpinan kementerian saya sampai banyak persepsi orang kayaknya kaku sekali, semuanya by the book. Tapi ya memang harus begitu kalau kita ingin menghindari pola seperti itu, ya dari atas sudah harus jelas.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved