Adat, Modernisasi dan Pembangunan

Adat yang menjadi landasan hidup suatu masyarakat itu diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya melalui proses sosialisasi.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
Albar S Subari SH, MH Ketua Pembina Adat Sumatera Selatan. 

Pengakuan dan apabila perlu juga perlindungan itu diberikan oleh pihak Belanda, asal saja kepala pemerintahan adat atas nama masyarakatnya sanggup menandatangani surat pernyataan setia kepada Gubernur Jenderal Belanda atau Raja Nederland.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com

Modernisasi yang kita maksud adalah suatu proses yang tidak bisa dipisahkan dari pem-bangunan.

Modernisasi berasal dari kata " modern", yang berarti " gaya baru".

Jadi modernisasi berarti pergantian dari gaya lama menjadi gaya baru.

Didalam proses ini terjadi perubahan, khusus nya perubahan yang diusahakan dengan sadar oleh manusia atau masyarakat.

Oleh karena itu diusahakan dengan keinginan, maka sudah semestinya modernisasi tidak hanya mengarah kepada gaya baru.

Akan tetapi gaya baru itu diharapkan lebih menyenangkan dan lebih memuaskan manusia dan masyarakat dari pada gaya lama yang digantikan

Pengertian pembangunan sebenarnya mempunyai arti yang senada dengan modernisasi.

Pembangunan juga menghendaki agar suatu keadaan yang sedang dialami oleh manusia dan masyarakat diubah, sehingga menjadi lebih menguntungkan bagi pihak yang mem-bangun.

Mungkin bedanya antara modernisasi dan pembangunan terletak pada titik berat yang diberikan pada proses perubahan itu.

Dalam modernisasi yang dipentingkan adalah sifat baru dari gaya yang menggantikan gaya lama.

Kalaupun gaya yang baru itu sekaligus menyenangkan atau memuaskan, hal itu dipandang sebagai akibat yang diterima dalam gagasan manusia atau masyarakat saja.

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Makna modernisasi adalah terutama dalam bidang perasaan, dan tidak atau hanya sedikit terkait dalam bidang fungsionalitas gaya yang baru.

Di dalam pembangunan, yang diutamakan adalah fungsi nyata dari suatu alat atau sistem yang melayani keperluan hidup manusia atau masyarakat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved