Breaking News:

Disrupsi Pendidikan Tinggi di Daerah

Beberapa pendidikan tinggi kita masih tampak mempertahankan wajah “lama” nya yang serba lambat, manual, unresponsive, unproductive, dan unaccountable.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/Istimewa
Dr. Ir. H. Abdul Nadjib, MM. Dosen FISIP UNSRI / Pemerhati Kebijakan Publik Daerah 

SRIPOKU.COM -- Dewasa ini banyak pendidikan tinggi di daerah, baik negeri maupun swasta sedang mengalami kegagapan dalam menghadapi gelombang perubahan besar dan mendadak yang tidak diperkirakan akan terjadi sebelumnya.

Ada 2 (dua) perubahan besar yang harus dihadapi oleh seluruh pendidikan tinggi di daerah, yaitu:

1). Revolusi Industri 4.0 (dan kebijakan Kampus Merdeka);
2). Bencana non alam pademi Covid 19.

Baca juga: Pentingnya Kemampuan Presentasi Akademik Berbahasa Inggris Bagi Guru SD di Era Revolusi Industri 4.0

Perubahan besar dan mendadak ini menuntut pendidikan tinggi di daerah, mampu menjadi turbin penggerak dalam merespon perubahan yang sangat cepat dan mendadak, bukan ha-nya untuk diri sendiri namun juga demi kemaslahatan daerah dan anak bangsa.

Namun demikian beberapa pendidikan tinggi kita masih tampak mempertahankan wajah “lama” nya yang serba lambat, manual, unresponsive, unproductive, dan unaccountable.

Fenomena ini menuntut tumbuh berkembangnya energy kolaboratif yang saling sinergis in-tra dan antar organisasi, didukung oleh lahirnya agile leadership dan agile bureaucratic yang dapat menjadi stimulus dan berperan penting dalam mentrasformasi perguruan tinggi yang “lama” menjadi lebih lincah, inovatif, responsive, dan sensitive terhadap perubahan yang terjadi.

Revolusi Industri 4.0 (dan kebijakan Kampus Merdeka)
Salah satu dampak dari bergulirnya Revolusi Industri 4.0 adalah makin pesatnya perkem-bangan teknologi informasi digital yang mendudukan pendidikan tinggi pada tantangan perubahan yang tak bisa dihindari.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sekarang ini pendidikan tinggi bukan saja diharuskan, namun dipaksa untuk membongkar persepsi mengenai pendidikan dan pola transformasi keilmuan (Agus Suwignyo,dkk. 2020).

Di tahun 1990 pada berbagai forum UNESCO sudah menekankan kepada semua negara yang ada di dunia untuk mempersiapkan pendidikan tingginya dalam menyambut Revolusi Industri 4.0 (Unesco, 1997, 1999).

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved